AYOJAKARTA.COM — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah berhasil menyalurkan dana untuk membiayai 20,1 juta pelaku usaha Ultra Mikro.
Hal ini merupakan bagian dari upaya PNM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan ekonomi yang mandiri.
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengatakan 20,1 juta pelaku usaha ultra mikro yang dibiayai PNM itu direalisasikan sejak tahun 2016.
"8 tahun kami menggulirkan PNM Mekar sampai hari ini sudah 20,1 juta yang kami biayai sejak januari 2016," ujar Arief di Jakarta, Kamis, 22 Maret 2024.
Hingga saat ini kata Arief ada sebanyak 15,2 juta nasabah yang masih aktif. Hal ini karena sebanyak 1,2 juta nasabah sudah naik kelas ke BNI, Pegadaian dan lembaga keuangan formal lainnya.
Sementara itu pada tahun 2024 ini hingga bulan Februari, PNM sudah berhasil menyalurkan Rp12,5 triliun.
Dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2024 target yang akan dicapai PNM adalah sebanyak Rp75 Triliun.
Arief mengatakan untuk mencapai target yang telah ditetapkan pihaknya akan melakukan penyesuaian dan perubahan dalam berbagai aspek, mulai dari proses bisnis hingga pendampingan.
Arief juga mengatakan saat ini ada pula kekuatan program PNM Mekar yang terlihat di mana para nasabah yang sudah aktif ikut mengajak teman-temannya untuk bergabung.
Dia mengharapkan pesan-pesan optimisme dari para nasabah PNM yang telah berhasil juga terus tersebar ke masyarakat.
"Kami harapkan bantu kami sebarkan virus optimisme dan inspirasi dari nasabah yang sudah maju supaya masyarakat punya keberanian jadi pegusaha," katanya.
Selain itu, lanjut Arief, pihaknya saat ini juga tengah melakukan perluasan penyaluran PNM Mekar ke berbagai daerah.
"Kalau sekarang utara baru di Tahuna, rencananya triwulan depan kita akan masuk ke Mianggas sampai Rote. Di Papua kita juga masuk di perbatasan Papua Nugini. Pesaesan pak presiden daerah timur akan kami perluas, ini bagian dari aktualisasi kenapa pemerintah mendirikan holding ultra mikro," katanya.***

Share this article
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah berhasil menyalurkan dana untuk membiayai 20,1 juta pelaku usaha Ultra Mikro.