AYOJAKARTA.COM – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diluncurkan oleh Bank BRI setiap tahunnya sangat dinantikan oleh masyarakat.
Khususnya, masyarakat para pelaku UMKM yang merasa sangat terbantu dengan adanya program KUR BRI 2024 ini.
Namun, perlu diperhatikan bahwa ada beberapa hal yang mungkin saja bisa menyebabkan pengajuan KUR BRI 2024 ditolak.
Dikutip dari akun YouTube ENR Project Review pada Jumat, 15 Maret 2024, berikut 5 hal yang menyebabkan KUR BRI 2024 tidak cair bagi nasabah baru maupun nasabah lama.
Baca Juga: Wajib Tahu! Jangan Ucapkan Kata-kata Ini ke Orang Bank Jika Ingin Pinjaman KUR BRI Segera Cair
1. Dokumen tidak lengkap
Contohnya, jika calon debitur tidak memiliki surat keterangan usaha dari desa atau biasa disebut NIB (Nomor Induk Berusaha).
Pengajuan KUR dari calon debitur tidak bisa diproses, misalkan sudah menikah tapi status di KTP belum kawin maka harus dilakukan perubahan data agar pengajuan bisa diproses.
Baca Juga: Cara Mudah Ajukan Pinjaman KUR BRI 2024 Meski Sudah Dicap Merah, Lakukan Ini Sebelum Masukan Berkas!
2. Tidak memiliki usaha
Calon debitur harus paham bahwa aturan dan konsep dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah tambahan modal usaha dan investasi usaha dari usaha yang akan dibiayai kredit.
Jadi adanya program kredit KUR ini bertujuan untuk menambah modal usaha atau investasi usaha yang sudah berjalan.
Dengan kata lain bukan tambahan modal untuk membuka usaha karena resikonya terlalu tinggi, sebab hasil dan juga prospek usaha dari si debitur belum terbukti.
Kemudian syarat KUR ini salah satunya adalah, usaha debitur sudah berjalan minimal 6 bulan.
Baca Juga: Kenapa Pengajuan KUR BRI 2024 Tidak Cair? Ini Faktor Penyebab dan Solusinya
3. Masih punya pinjaman di bank lain
Apabila calon debitur sudah pernah memiliki pinjaman umum atau komersial baik di BRI maupun bank lain, maka pengajuan KUR BRI 2024 akan ditolak oleh SIKP-KUR.
Dikarenakan, sudah pernah menikmati segmen kredit yang lebih tinggi dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Sebenarnya calon debitur bisa mengajukan KUR meski memiliki cicilan KPR, kredit bermotor atau leasing, cicilan kartu kredit, potong gaji pensiunan, cicilan pinjol, atau paylater tetapi itu semua wajib lancar.
Jika terbaca ada tunggakan maka kemungkinan besar pengajuan KUR calon debitur akan ditolak.
4. Kuota dan limit akumulasi KUR habis
Kuota KUR Super Mikro BRI untuk tahun 2024 ini adalah sebesar Rp2 triliun dan kuota KUR Mikro BRI tahun 2024 sebesar Rp1,48 triliun.
Jadi kuota yang lebih kecil dari tahun sebelumnya ini akan dibagi ke seluruh cabang BRI se-Indonesia.
Apabila kuotanya sudah habis, maka pengajuan akan diarahkan ke Kupedes atau Kupra.
Baca Juga: Bisakah Mengajukan KUR BRI Jika Punya Cicilan Shopee Pinjam? Ini Penjelasannya!
5. SIKP Kemenkeu RI
Untuk nasabah KUR lama tidak bisa dilakukan suplesing atau pengajuan KUR dengan sisa pinjaman lama dilunasi dari uang pinjaman baru.
Jadi, nasabah harus melunasi sisa pinjamannya terlebih dahulu karena jika tidak akan ditolak oleh sistem SIKP dari Kemenkeu RI.***

Share this article
Ada beberapa hal yang mungkin saja bisa menyebabkan pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2024 ditolak.