AYOJAKARTA.COM - PKH dan BLT Mitigasi Risiko Pangan merupakan bantuan sosial yang dikelola oleh Kemensos RI sebagai bagian dari bansos perlindungan dan jaminan sosial.
Kemensos masih terus melakukan verifikasi dan validasi data terkait siapa saja penerima bansos PKH Tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Progres penyaluran PKH tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan sudah dapat terpantau di akun SIKS-NG yang diprediksi akan dicairkan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024.
Kemensos masih bersiap untuk melakukan penyaluran bansos reguler dan tambahan yaitu PKH Tahap 2 periode salur Maret-April dan BLT Mitigasi Risiko Pangan periode salur Januari-Maret.
Kedua bansos ini merupakan bantuan sosial paket perlindungan dan jaminan sosial untuk membantu keluarga tidak mampu atau rentan miskin sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan mampu mencukupi kebutuhan pangan.
Kemensos terus melakukan pengecekan data DTKS dengan padanan data Dukcapil sehingga daftar penerima bansos baik PKH maupun BLT Mitigasi Risiko Pangan tepat sasaran dan layak.
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! Bansos PKH Cair hingga Rp1,8 Juta di BRI untuk KPM Komponen Ini
Lalu bagaimana status terbaru SIKS-NG terkait dengan tahapan pencairan bansos PKH Tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan hingga tanggal 13 Maret 2024?
Dikutip dari AyoJakarta.com melalui unggahan video di kanal YouTube Diary Bansos (12/3/24), berikut progres pencairan bansos PKH Tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan.
1. PKH
Bansos PKH (Program Keluarga Harapan) sudah memasuki pencairan untuk tahap 2 periode Maret-April yang dicairkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI.
Nominal bantuan yang diterima untuk pencairan bansos PKH Tahap 2 melalui dapat dirinci sebagai berikut:
- Komponen anak SD Sederajat: Rp150 ribu
- Komponen anak SMP Sederajat: Rp225 ribu
- Komponen anak SMA/SMK Sederajat: Rp334 ribu
- Komponen lansia: Rp400 ribu
- Komponen penyandang disabilitas berat: Rp400 ribu
- Komponen ibu hamil: Rp500 ribu
- Komponen anak usia dini (0-6 tahun): Rp500 ribu
PKH Tahap 2 disalurkan kepada 10 juta KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI untuk periode salur Maret-April.
Hingga tanggal 13 Maret 2024, tahapan pencairan PKH Tahap 2 melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI sudah terupdate nama bantuan dan periode penyalurannya di akun SIKS-NG pendamping sosial.
Walaupun untuk sebagian akun SIKS-NG pendamping sosial belum muncul kembali keterangan nama bansos dan periode salur PKH Tahap 2 yaitu Maret-April yang tiba-tiba menghilang.
Kasus seperti ini sering terjadi, karena Kemensos masih melakukan pemutakhiran data penerima bansos PKH Tahap 2, mana yang masih dinyatakan layak atau tidak.
Biasanya nanti akan kembali terupdate bantuan PKH di akun SIKS-NG langsung menunjukkan keterangan Cek Rekening, SPM, SP2D bahkan SI.
Target pencairan bansos PKH Tahap 2 akan terealisasi sebelum Hari Raya Idul Fitri. Berdasarkan status pencairan di akun SIKS-NG maka diprediksi untuk bansos PKH Tahap 2 melalui KKS akan mulai dicairkan minggu keempat Maret atau awal April 2024.
2. BLT Mitigasi Risiko Pangan
Bansos tambahan Kemensos yang juga akan dicairkan di bulan Maret ini adalah BLT Mitigasi Risiko Pangan.
BLT ini akan disalurkan dengan nominal sebesar Rp600 ribu untuk periode pencairan Januari-Maret melalui KKS dan PT Pos Indonesia.
Bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan akan disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH yang terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI.
Kemensos menyalurkan bansos ini sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat akan bahan pokok pangan yang harganya terus melonjak saat Ramadhan ini.
Hingga tanggal 13 Maret 2024, status tahapan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) belum menunjukkan adanya progres di akun SIKS-NG.
Bahkan di akun SIKS-NG belum tertulis keterangan nama bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan dan periode salurnya.
Tetapi sinyal positif terkait pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini sudah dijelaskan oleh Menteri Bidang Perekonomian Erlangga Hartanto
Menteri Erlangga Hartanto memberikan kepastian terkait pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan sebelum Hari Raya Idul Fitri yang jatuh tanggal 10 April 2024.
Prediksi pencairannya akan dilakukan saat minggu terakhir bulan Maret atau minggu pertama bulan April 2024 sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 2 Belum Cair? Ternyata Ini Penyebabnya, KPM Wajib Tahu!
Apakah kedua bansos ini akan dicairkan bersamaan?
Pencairan PKH tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan kemungkinan tidak akan cair bersamaan baik lewat KKS atau PT Pos Indonesia.
Mengingat daftar penerima bansos PKH Tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini ada yang berbeda jika disalurkan untuk penerima bansos murni.
Jika gabungan antara KPM BPNT+PKH kemungkinan besar kedua bansos bisa cair bersamaan baik melalui KKS maupun PT Pos Indonesia.
KPM bisa mengecek status pencairan terbaru masing-masing bansos dengan bertanya kepada pendamping sosial terkait progres tahapan pencairan masing-masing bantuan sosial di akun SIKS-NG.
KPM bisa lebih efisien sehingga tidak perlu mengecek bolak balik KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI untuk melihat apakah sudah ada pencairan bansos PKH Tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan jika penyaluran melalui agen penyalur tersebut. ***

Share this article
Kemensos masih terus melakukan verifikasi dan validasi data terkait penerima bansos PKH Tahap 2 dan BLT Mitigasi Risiko Pangan.