KPM PKH dan BPNT Cepat CEK! BRI, BNI, BSI, dan Mandiri Mulai Cairkan Bantuan Sosial Rp225.000 - Rp1 Juta, Selengkapnya...

Illustrasi. Bantuan sosial tunai dengan nominal mulai dari Rp225.000 hingga lebih dari Rp1 juta telah mulai dicairkan KPM BPNT dan PKH
Illustrasi. Bantuan sosial tunai dengan nominal mulai dari Rp225.000 hingga lebih dari Rp1 juta telah mulai dicairkan KPM BPNT dan PKH

AYOJAKARTA.COM - Kabar menggembirakan bagi masyarakat penerima bantuan sosial di Indonesia.

Bantuan sosial tunai dengan nominal mulai dari Rp225.000 hingga lebih dari Rp1 juta mulai dicairkan kepada penerima yang memenuhi kriteria.

Berdasarkan informasi terbaru, pencairan bantuan ini telah dimulai sejak tanggal 9 Maret 2025.

Baca Juga: Cara Daftar Penukaran Uang Baru di pintar.bi.go.id, Ketahui Batas Maksimal Jumlah Penukaran

Diperuntukkan khusus bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni yang memiliki komponen sesuai dengan persyaratan Program Keluarga Harapan (PKH).

Pencairan bantuan sosial ini dilakukan secara merata melalui berbagai bank penyalur yang ditunjuk pemerintah, meliputi Bank BRI, Bank BNI, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Mandiri.

Untuk memastikan seluruh penerima bantuan dapat mengakses dana bantuan dengan mudah sesuai dengan lokasi tempat tinggal mereka.

Perlu digarisbawahi bahwa bantuan sosial ini tidak diberikan kepada semua penerima BPNT, melainkan hanya bagi mereka yang memiliki komponen sesuai dengan kriteria PKH.

Hal ini mengacu pada sistem validasi terbaru yang diterapkan oleh pemerintah untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

Komponen yang dimaksud dalam sistem PKH mencakup beberapa kategori, seperti ibu hamil, anak usia dini (0-6 tahun), anak sekolah (SD, SMP, SMA), lanjut usia, dan penyandang disabilitas berat.

Baca Juga: Simak! Berikut Cara Save dan Cetak Info GTK 2025 Terbaru untuk Pemberkasan Sertifikasi Guru

Keluarga penerima BPNT yang tidak memiliki salah satu dari komponen tersebut tidak akan menerima bantuan tambahan ini dan tetap hanya menerima bantuan BPNT reguler.

Sistem validasi komponen ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bantuan sosial diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial ini.

Dianjurkan untuk memeriksa rekening atau kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang terdaftar pada bank penyalur sesuai dengan yang tertera pada kartu masing-masing.

Perlu diingat bahwa pencairan bantuan sosial ini dilakukan secara bertahap, sehingga tidak semua penerima akan menerima bantuan pada waktu yang bersamaan.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi informasi terkait bantuan sosial melalui petugas pendamping PKH/BPNT setempat atau melalui laman resmi Kementerian Sosial.

Dengan adanya pencairan bantuan sosial ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak.

Khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama menghadapi berbagai tantangan ekonomi saat ini.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BSI
# BNI
# KPM
# PKH
# BPNT
# pencairan
# BRI

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.