Inagurasi Petani Milenial 2022, bank bjb Hadirkan Dukungan Nyata Bagi Sektor Pertanian

Inagurasi Petani Milenial 2022
Inagurasi Petani Milenial 2022

AYOJAKARTA.COM - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) secara konsisten terus mendukung Petani Milenial yang merupakan program unggulan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui permodalan dan pemberdayaan.

Program Petani Milenial adalah Program Unggulan Provinsi Jawa Barat yang diluncurkan pada Maret 2021 untuk menjawab persoalan sektor pertanian dengan menggandeng milenial, mitra petani muda dan pemangku kepentingan Jawa Barat dalam kolaborasi Pentahelix yaitu kolaborasi antara Pemerintah, Kampus, Pengusaha, Komunitas dan Media.

Program Petani Milenial bertujuan mendorong regenerasi tenaga kerja di sektor pertanian Jawa Barat yang memiliki inovasi, gagasan, dan kreativitas.

Program ini diharapkan bisa menahan laju urbanisasi, dengan tagline tinggal di desa, rejeki kota, bisnis mendunia, diharapkan bisa memberikan kesempatan kerja pada anak muda korban PHK atau mereka yang baru lulus dari perguruan tinggi hingga keluarga petani untuk turut berkontribusi memajukan perekonomian desa.

Baca Juga: bank bjb Sabet Penghargaan Best Bank 2023 Majalah Investor

Melalui pemanfaatan teknologi, Petani Milenial akan menggerakan kewirausahaan bidang agrikultur yang menjadikan wajah pertanian menjadi lebih segar dan atraktif untuk bisa berkelanjutan di Jawa Barat.

Program Petani Milenial berpotensi membuat lahan-lahan idle melahirkan nilai tambah dan manfaat, pada Program Petani milenial ini mencakup bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.

Adapun OPD pendamping dalam Program Petani milenial ini adalah Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jawa Barat, Dinas Kehutanan Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat dan Dinas Perkebunan Jawa Barat.

Dalam Program Petani milenial bank bjb ditunjuk sebagai koordinator pembiayaan dengan memberikan kredit dan pemberdayaan bagi para peserta dalam program Petani Milenial. 

Kini, dengan dukungan bank bjb, program tersebut telah berjalan dengan baik.

Sehingga, kembali dilakukan Inaugurasi Petani Milenial Jawa Barat, yang bertempat di  Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjadjaran Bandung.

Baca Juga: Nabung di bank bjb Bisa Dapat Tiket Tau-Tau Fest 2023

Adapun jumlah peserta pada inaugurasi Petani milenial tahun 2022 berjumlah 5.000 orang dimana akan hadir secara offline sebanyak 1.500 orang dan sisanya akan menyaksikan secara online melalui media yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi  Jawa Barat.

Para petani yang mengikuti kegiatan berasal dari :

  • Binaan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura
  • Binaan Dinas Perkebunan
  • Binaan Dinas Kehutanan
  • Binaan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan
  • Binaan Dinas Kelautan dan Perikanan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sebuah kesempatan mengatakan Pemda Provinsi Jabar terus mengevaluasi program Petani Milenial agar berjalan lebih baik. Selain itu, dirinya telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk turun tangan memberikan dukung penuh terhadap program Petani Milenial agar hasilnya lebih maksimal.

“Saya minta dukungan seluruh pihak agar program Petani Milenial bisa berjalan lebih optimal sehingga diharapkan para Petani Milenial ini dapat berkontribusi nyata terhadap perekonomian  khususnya di desa,” kata Ridwan Kamil.

Lebih lanjut Ridwan Kamil menambahkan “Petani Milenial ini bukan merupakan program karpet merah yang sudah pasti berhasil, ada jatuh bangunnya, namun akan terus membersamai setiap perjalanannya, membimbing menuju kesuksesan dengan semangat Jabar Juara, Petani Juara.” ujarnya.

Baca Juga: bank bjb Ikut Tawarkan ST010, Ada Cashback Menarik bagi Investor

Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari mengatakan bank bjb senantiasa menjadi mitra strategi dalam mendukung berbagai program yang dijalankan Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Ditegaskan Nancy, bank bjb akan selalu hadir mendukung penuh program Petani Milenial yang merupakan program unggulan Pemda Provinsi Jabar.

Disampaikan Nancy, sebagai lembaga keuangan serta sebagai bank yang lahir dari Jawa Barat, bank bjb memiliki peran dalam meningkatkan literasi dan inklusi perbankan bagi para peserta program petani milenial melalui produk dan layanan bank bjb.

Diantaranya, melalui program PESAT (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) yaitu program peningkatan kapasitas usaha melalui pelatihan dalam pengelolaan usaha. Kaitannya dengan program Petani Milenial melalui kerjasama dengan Dinas terkait bank bjb memberikan bagaimana cara mengembangkan wirausaha terutama dalam sektor pertanian

Baca Juga: Perjalanan bank bjb Selama 62 Tahun, Berkontribusi dan Mengakselerasi Ekonomi

Selanjutnya, dari sisi dukungan Penyaluran Kredit, bank bjb menyediakan kredit bagi petani milenial yang membutuhkan dan layak mendapatkan kredit melalui konsep Pola Kemitraan bekerjasama dengan entitas-entitas (offtaker) yang mempunyai akses pasar untuk menyerap hasil budidaya para petani  serta mempunyai agronomis dalam meningkatkan kemampuan petani dalam teknologi budidaya.

“Sehingga kerjasama antara bank, offtaker dan mitra offtaker yaitu petani dapat menciptakan sebuah ekosistem budidaya hulu sampai hilir. Khusus untuk sektor pertanian skema pembiayaan pun disesuaikan dengan siklus  panen masing-masing komoditas,” ucap Nancy. 

Dukungan selanjutnya, dalam hal kemudahan bertransaksi, Petani milenial tidak hanya melakukan budidaya saja namun juga bagaimana mereka menjual produknya ke pasar, untuk itu bank bjb hadir dengan layanan penunjang transaksi bagi para petani milenial seperti penyediaan layanan pembayaran melalui QRIS, fasilitasi mobil banking dan layanan lainnya.

Adapun komoditas yang termasuk dalam Program Petani Milenial di antaranya :

  • Tanaman pangan: padi, jagung, ubi jalar, sorgum, kacang tanah, kedelai.
  • Hortikultura: tanaman hias.
  • Perkebunan: gula aren, kopi, cengkeh, tebu, tembakau, karet, lada, vanili, teh.
  • Kehutanan: lebah madu, jamur kayu.
  • Peternakan: burung puyuh, ayam, kelinci, sapi dan domba.
  • Perikanan: nila, lele, udang vaname.

Baca Juga: Tasyakur Milad ke-13, bank bjb syariah Gelar Khitanan Massal dan Donor Darah

Lebih lanjut Nancy menjelaskan bank bjb akan memberikan bantuan modal kepada Petani Milenial melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Besaran kredit ini tergantung RKU (Rencana Kerja Usaha) atau bisnis plan yang disampaikan oleh petani atau offtaker.   Adapun syarat utama untuk mendapatkan KUR sebagai berikut :

  1. Usia minimum 21 tahun atau 18 tahun tapi sudah menikah
  2. Tidak sedang menikmati kredit komersial
  3. Syarat lainnya yang ditetapkan oleh bank penyalur

Untuk KUR dibagi menjadi beberapa jenis yaitu KUR Supermikro (plafon sd 10 Juta , KUR Mikro (plafon diatas 10 juta sd 100 juta, KUR Kecil (plafon diatas 100 juta sd 500 juta, KUR Khusus/KUR Kluster ( plafon sd 500 juta).

Terdapat dukungan lain bagi Petani Milenial, yaitu bank bjb menyediakan layanan perbankan dan perencanaan keuangan bagi para petani milenial, serta menyediakan ID Card yang berfungsi sebagai ATM bagi para petani milenial (ATM Co-Branding). bank bjb berperan sebagai koordinator pembiayaan melalui pemberian kredit dan memberikan pemberdayaan bagi para petani milenial.

Ditambahkan Nancy, para Petani Milenial pun dapat dapat mengikuti program bjb Siap, yang merupakan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bank bjb, dimana program ini menjadi salah satu persiapan bagi petani dalam mempersiapkan masa pensiunnya.

Baca Juga: bank bjb Raih Predikat Top BUMD 2023 dari Infobank

“Besaran iuran bisa ditentukan oleh petani millenial berdasarkan kemampuan nya,” ucap Nancy.

Dalam acara Inaugurasi ini, bjb Siap akan membantu mempersiapkan masa pensiun para petani milenial. Nancy mengajak masyarakat, termasuk Petani Milenial, mempersiapkan program pensiun sejak dini, apapun profesinya dan berapapun penghasilannya. Agar masa depan menjadi lebih sejahtera. 

“bank bjb siap untuk masa depanmu,” ucap Nancy.

Baca Juga: bank bjb Raih Predikat Top BUMD 2023 dari Infobank

Apresiasi  kepada bank bjb

Salah satu Petani Milenial, Aenul Yakin, yang mengelola lahan sawah dan berusia 29 tahun, menjelaskan, dalam hal bertani tetap akan ada kendala, namun jika inginmenjadi petani  yang sukses dan berhasil, maka diperlukan perjuangan panjang dan tak patah semangat. Karena, para petani akan diuji oleh persoalan seperti masalah  hama, irigasi, pupuk, tenaga kerja, hingga permodalan.

“Kalau mau  menjadi  petani yang sukses itu harus berjuang, apapun masalahnya, ya kita harus hadapi. Juga selalu konsisten dengan apa yang kita pilih,” ucap Aenul

Petani Milenial lain, Indra Prasetya Nugraha, yang mengelola peternakan sapi, juga merasakan pahit getir, seperti terjadi masalah penyakit kuku mulut, apalagi usahanya juga sempat terganggu ketika terjadi bencana alam. Namun, ia bersyukur, mendapat bantuan pendampingan bank bjb sehingga usahanya terus berkembang.

Ia mengakui, untuk mengembangkan usaha, memerlukan dukungan permodalan. Syukurnya, setelahh ikut Petani Milenial, ia mendapat dukungan penuh dari bank bjb dan pemerintah provinsi Jawa Barat

“Terimakasih bank bjb dan Pemprov Jabar sudah mendampingi saya sampai dengan  titik ini.  Pemprov dan bank bjb, bagai orang tua yang mendukung dan menemani kami dengan setia, hadir dalam setiap tarikan nafas, dalam perih, getir, tangis dan tawa, hingga kami mencapai cita cita,” ucap Indra. 

Baca Juga: Daftarkan Karyawan Anda di DPLK bank bjb, Berhadiah Puluhan Juta Rupiah!

Sementara Taufik Hidayat, yang mengembankan usaha Jamur, mengajak para Petani  Milenial dan anak muda di desa, untuk terus semangat pantang menyerah meski dalam menjalankan usaha mengalami kendala. Ia bercerita, harus  merugi hingga puluhan juta, dimana kumbungnya ambruk  akibat musibah hujan dan sekitar 20 ribu baglog hancur. 

Namun, peristiwa itu tak mematahkan semangatnya. Karena ia punya mimpi menjadi petani yang berhasil dan mendorong  desa semakin maju. 

Sampai di titik ini alhamdulilah saya  melewati banyak proses, cobaan dan kepahitan yang sangat panjang. Tapi tidak pernah terbersit pun untuk menyerah, karena saya dari awal punya mimpi dan harapan,” ujar Taufik. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Petani Milenial
# sawah
# lahan
# bank bjb

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.