Modus Penipuan Mengaku Lembaga Jasa Keuangan di WhatsApp, Kenali Cirinya Jangan Sampai Jadi Korban!

Ilustrasi Modus Penipuan Mengaku Lembaga Jasa Keuangan di WhatsApp, Kenali Cirinya Jangan Sampai Jadi Korban!
Ilustrasi Modus Penipuan Mengaku Lembaga Jasa Keuangan di WhatsApp, Kenali Cirinya Jangan Sampai Jadi Korban!

AYOJAKARTA.COM – Sekarang ini marak sekali modus penipuan yang mengaku lembaga jasa keuangan bertebaran di media sosial, salah satunya WhatsApp.

Sayangnya, tidak semua orang mampu mengenali modus penipuan yang mengaku lembaga jasa keuangan.

Banyak sekali masyarakat yang rentan menjadi korban dari modus penipuan yang mengaku lembaga jasa keuangan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Jika Kamu Bisa Lihat 9 Wajah, Berarti Kamu Cerdas di Atas Rata-rata

Perlu diingat bahwa penipu akan selalu memiliki banyak cara untuk bisa meraup keuntungan dari korban-korbannya.

Mereka memiliki segudang cara untuk mengelabui korbannya, salah satunya dengan mengaku dari lembaga jasa keuangan.

Agar tidak terjebak penipuan dengan modus mengaku lembaga jasa keuangan, ada beberapa ciri-ciri yang bisa diperhatikan supaya tidak menjadi korban.

Mengutip dari akun Instagram @ojkindonesia, berikut adalah ciri-ciri modus penipuan mengaku lembaga jasa keuangan di WhatsApp.

1. Cek keaslian kontak

Ketika ada pesan masuk yang mengatasnamakan suatu lembaga, cek kebenaran informasi nomor telepon dan email atau call center yang menghubungimu.

Baca Juga: Tes IQ: Berapa Orang yang Pergi Berkemah? Hanya Orang Cerdas yang Bisa Menebaknya dalam Waktu 5 Detik Saja

2. Tidak minta data pribadi

Lembaga Jasa Keuangan yang resmi dan asli tidak akan meminta data pribadi seperti kode OTP, PIN, nomor kartu ATM, dan sebagainya. Jika kamu diminta data-data tersebut, bisa dipastikan kontak tersebut adalah penipu.

3. Akun tidak terverifikasi

Sekarang ini WhatsApp sudah memberikan fitur verifikasi atau centang biru untuk kontak resmi berbagai lembaga. Akun Lembaga Jasa Keuangan yang resmi tentu sudah terverifikasi atau memiliki centang biru.

Jika ada yang menghubungimu mengatasnamakan suatu lembaga akan tetapi tidak jelas, segera abaikan.

4. Minta transfer uang ke rekening pribadi

Lembaga Jasa Keuangan yang asli tidak pernah meminta transfer ke rekening pribadi dengan alasan apapun.

Baca Juga: Tes IQ: Mana Anak yang Menyelinap ke Kamar dalam Gambar Ini? Otak Cerdas Pasti Tau

5. Mengirimkan link palsu

Lembaga yang tidak asli akan mengirimkan sebuah link yang membuat calon korban mengisi data pribadinya seperti nomor kartu ATM, pin, hingga kode OTP. Lembaga yang asli tidak akan pernah meminta data pribadi seseorang.

Demikian informasi mengenai ciri-ciri modus penipuan mengaku lembaga jasa keuangan di WhatsApp. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Lembaga Jasa Keuangan
# penipuan
# Modus
# WhatsApp

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.