Info Bansos 2024: SP2D PKH dan BPNT Resmi Turun, Inilah Waktu Pencairannya dan KPM Wajib Lakukan Ini agar Cair

Ilustrasi bansos.
Ilustrasi bansos.

AYOJAKARTA.COM – Informasi seputar penyaluran bantuan sosial (bansos) 2024 bisa disimak dalam artikel ini.

Ada informasi penting bagi para keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT).

Informasi penting kedua adalah KPM wajib melakukan hal ini terakhir di hari ini tanggal 31 Januari 2024 agar bantuannya cair. Bansos apakah itu?

Simak kabar selengkapnya hingga tuntas dalam artikel ini agar tidak gagal paham dalam menyerap informasinya.

Baca Juga: Anies Baswedan Kritik Alokasi Bansos Jelang Pemilu: Bantuan Itu Diberikan Mengikuti Kebutuhan Rakyat, Bukan Kalender Politik

Para KPM yang sedang menunggu-nunggu pencairan PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2024, ada kabar yang menggembirakan.

Karena, jika dicek di aplikasi SIKS-NG untuk status bantuan PKH dan BPNT sudah resmi turun SP2D-nya.

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Azzahra Studio Chanel pada Rabu 31 Januari 2024, status terbaru di aplikasi SIKS-NG untuk bansos PKH dan BPNT sudah resmi SP2D dengan keterangan SPM atau surat perintah membayar.

Jadi kapan waktu pencairan PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2024?

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Dari Beras hingga Uang Tunai, Begini Skema dan Jadwal Pencairan Bansos 2023!

Untuk bansos PKH yang sudah terpantau SP2D-nya turun adalah bantuan PKH yang pencairannya melalui PT Pos Indonesia.

Sedangkan, untuk bansos BPNT status terbarunya juga sudah SPM baik pencairan melalui PT Pos Indonesia maupun melalui KKS.

Perlu diketahui untuk penyaluran bansos BPNT yang muncul di SP2D hanya untuk alokasi bulan Januari 2024.

Hal ini artinya kemungkinan besar untuk pencairan BPNT dilakukan per 1 bulan terlebih dahulu, hal ini sesuai dengan surat edaran terbaru dari Kementerian Sosial dengan nomor 360/5.4/BS.00.01/1/2024.

Baca Juga: Update Daftar 4 Bansos yang Sudah SP2D, BPNT dan PKH Sudah Turun Sebagian untuk KPM Ini!

Poin penting dalam surat dari Kemensos terbaru adalah pemerintah telah memproses dana bantuan BPNT bulan Januari tahun 2024 sebanyak 14.561.658 KPM di 397 Kabupaten/Kota dengan penyalur bank himbara.

Jika dilihat dari pengalaman di penyaluran sebelumnya untuk waktu pencairan PKH dan BPNT yang statusnya sudah SP2D yakni 1-7 hari kerja.

Jadi bagi para KPM yang namanya masuk SP2D untuk bansos PKH dan BPNT termin 1 bisa cek saldonya antara 1 sampai dengan 7 hari ke depan.

Kemudian informasi terakhir ada pengumuman khusus untuk siswa atau orang tua yang memiliki anak usia sekolah tingkat SD hingga SMA sederajat, tentang batas waktu aktivasi rekening yang semula tanggal 31 Desember 2023 dan diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Januari 2024.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk KPM! 2 Bansos Ini Cair di Bulan Februari tapi Bukan BLT EL Nino dan PKH

Hal ini berarti para KPM hanya memiliki waktu 1 hari saja untuk melakukan aktivasi rekening.

Bagi para penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang belum aktivasi rekening bisa dilihat melalui laman pip.kemdikbud.go.id atau bisa menghubungi sekolah masing-masing.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PKH
# BPNT
# Bansos
# SP2D

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.