Kartu Prakerja Gelombang 64 Segera Dibuka! Ini Penyebab Pendaftar Tidak Lolos, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Kartu Prakerja Gelombang 64 Segera Dibuka
Kartu Prakerja Gelombang 64 Segera Dibuka

AYOJAKARTA.COM - Program Kartu Prakerja tahun 2024 akan kembali berlanjut. Kartu Prakerja yang dibuka di awal tahun ini yakni untuk gelombang ke-64.

Kartu Prakerja yang pertama kali diluncurkan saat pandemi ini, telah memberikan manfaat yang nyata dirasakan oleh masyarakat.

Setelah gelombang ke-63 ditutup pada Februari 2024, kini program ini akan dibuka kembali pada awal Maret yakni untuk Kartu Prakerja Gelombang ke-64.

Baca Juga: SIKS-NG BPNT 400 Ribu, BLT MRP 600 Ribu 3 Maret Sudah SP2D Cair Minggu Ini? Cek 4 Penyebab Gagal Pencairan di Sini

Meskipun tanggal resmi pembukaan gelombang 64 belum diumumkan secara resmi, namun berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, diperkirakan pembukaan gelombang baru akan dilaksanakan sekitar tanggal 8 Maret 2024, jatuh pada hari Jumat.

Pembukaan gelombang tersebut akan berlangsung selama minimal dua minggu. Namun, pastikan untuk tetap memantau pengumuman resmi dari pihak penyelenggara agar tidak terlewat.

Peserta yang ingin mengikuti program ini diwajibkan memenuhi syarat sesuai ketetentuan. Jika tidak memenuhi syarat tersebut, peserta berpotensi tidak akan lolos menerima program tersebut.

Sebagai gambaran, berikut rincian syarat utama yang harus dipenuhi setiap peserta, diantaranya.

Baca Juga: Menjelajahi Dunia Server Indonesia: Teknologi, Performa, dan Perkembangan Terkini

1. Warga Negara Indonesia (WNI): Calon peserta harus merupakan WNI dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 64 tahun.

2. Status Pendidikan: Tidak sedang menjalani pendidikan formal saat ini.

3. Kondisi Pekerjaan: Terkait dengan status pekerjaan, peserta harus berada dalam salah satu dari kondisi berikut: sedang mencari kerja, terkena PHK, membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, atau merupakan pekerja bukan penerima upah (termasuk pelaku usaha kecil dan mikro).

4. Bukan Pejabat Negara atau ASN: Calon peserta tidak boleh merupakan pejabat negara, DPRD, anggota TNI/Polri, PNS, atau pegawai BUMN/BUMD.

5. Keterbatasan NIK: Setiap Kartu Keluarga (KK) hanya boleh memiliki maksimal 2 Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Selain syarat, peserta juga perlu mengetahui cara mendaftarnya. Berikut langkah-langkah detail dalam pendaftaran akun Kartu Prakerja 2024.

1. Buat akun: Daftar dengan memasukkan alamat email dan membuat password untuk akun Prakerja Anda.

Baca Juga: SNBT 2024 Sebentar Lagi Dibuka, Ini 10 Prodi Terfavorit di UGM dengan Tingkat Keketatan Tertinggi

2. Verifikasi dokumen: Lakukan verifikasi KTP dan KK dengan memasukkan data yang diperlukan sesuai dengan petunjuk yang diberikan.

3. Isi data diri: Lengkapi formulir pendaftaran dengan data diri Anda secara lengkap dan akurat.

4. Unggah foto e-KTP: Foto e-KTP Anda perlu diunggah sesuai dengan panduan yang diberikan.

5. Lakukan scan wajah: Proses identifikasi dengan melakukan scan wajah untuk verifikasi.

6. Jawab pertanyaan: Jawablah pertanyaan terkait alasan Anda mengikuti program dengan jujur dan tepat.

7. Isi pernyataan: Sampaikan pernyataan tentang pelatihan yang Anda inginkan dan keterampilan yang Anda butuhkan.

8. Verifikasi nomor telepon: Pastikan nomor telepon yang Anda masukkan aktif dan lakukan verifikasi sesuai petunjuk.

9. Isi pernyataan kondisi saat ini: Berikan pernyataan sesuai dengan kondisi Anda saat ini terkait pekerjaan dan kebutuhan pelatihan.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Bagaimana Posisi Tidurmu, Telentang atau Tengkurap? Ternyata Hal Itu Bisa Menunjukkan Perilaku Sosialmu!

10. Ikuti Tes Kemampuan Dasar: Ikuti tes kemampuan dasar yang diberikan sebagai bagian dari proses pendaftaran.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara cermat dan teliti, Anda telah berhasil mendaftar dalam program Kartu Prakerja.

Namun, meskipun telah mendaftar dengan benar, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kegagalan atau tidak lolos dalam program ini.

Di antaranya seperti ketidaksesuaian data KTP, masuk dalam golongan yang tidak memenuhi syarat, sudah terdapat 2 penerima manfaat dalam satu KK, tidak memenuhi syarat usia.

Selain itu, penyebab lainnya meliputi kuota penerima telah terpenuhi, hasil tes tidak memenuhi standar, kesalahan dalam menulis pernyataan, email tidak aktif atau kesulitan login, hasil unggah KTP tidak jelas, atau ketidakmampuan untuk mengisi formulir pernyataan setelah tiga kali gagal.

Baca Juga: Rismon Sianipar Adukan Dugaan Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso ke Setneg hingga Kemenko Polhukam

Dengan demikian, wawasan singkat ini memberikan gambaran mengenai insentif Kartu Prakerja 2024, serta prosedur dan kendala yang mungkin dihadapi dalam pendaftarannya. Semoga informasi ini berguna bagi para calon pendaftar.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gelombang 64
# Kartu Prakerja
# Cara Daftar
# Bantuan
# syarat

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.