AYOJAKARTA.COM - Pencairan bantuan sosial baik dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH) terus berlangsung.
Ini tentu disambut gembira para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pencairan bansos sebesar Rp 400 ribu dan Rp 600 ribu dilakukan secara bertahap.
Baik yang penyalurannya melalui bank himbara. Seperti BNI, BRI, Bank Mandiri dan BSI. Maupun yang melalui PT Pos Indonesia.
Bagi KPM yang menerima Rp 400 ribu itu berarti alokasi Februari dan Maret. Sedangkan yang menerima Rp 600 ribu alokasi Januari - Maret.
Untuk penerima Rp 600 ribu, berarti KPM dimana Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) diterbitkan oleh PT Pos Indonesia.
Karena sebelumnya PT Pos Indonesia mengumumkan penundaan pencairan bansos BPNT. Jadi sebagian ada yang sudah menerima Rp 200 alokasi bulan Januari. Sebagian lagi ditunda penyalurannya hingga Maret ini.
Todal ada 18,8 juta KPM di seluruh Indonesia yang mendapatkan bansos BPNT.
Mereka ada yang KPM BPNT murni ada yang KPM plus. Artinya selain menerima bansos BPNT mereka juga menerima bansos PKH.
Seperti dilansir Ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos, bantuan dari program BPNT diwujudkan dalam bentuk uang tunai.
Jadinya KPM diberi kebebasan untuk memanfaatkannya. Namun diharapkan KPM bisa bijak dan membelanjakan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Seperti membeli karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. KPM juga bebas belanja di warung mana saja.
Jika KPM yang KKSnya diterbitkan bank himbara dapat mengambil sendiri ke ATM terdekat.
Sedangkan yang pencairannya lewat PT Pos Indonesia harus diambil. Dan batas akhir pengambilannya adalah tanggal 22 Maret 2024.
KPM mengambil berdasarkan surat undangan dari PT Pos Indonesia. Saat datang mereka harus menyertakan KTP asli, KK asli dan surat undangan.
***
Share this article
Pencairan bantuan sosial baik dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maupun Program Keluarga Harapan (PKH) terus berlangsung.