AYOJAKARTA.COM – Bansos yang telah lama ditunggu-tunggu yaitu BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu tidak kunjung dicairkan, apa alasannya?
Sebelumnya pemerintah menginformasikan kemungkinan pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu di bulan Februari, tetapi ternyata hingga saat ini belum kunjung disalurkan.
Bagi masyarakat khususnya KPM BPNT maupun KPM BPNT+PKH harap bersabar karena tanpa 1 proses ini BLT Mitigasi Risiko Pangan bisa gagal dicairkan.
Padahal anggaran sebesar Rp11,3 triliun sudah siap dan selangkah lagi para KPM akan tersenyum lebar.
Saat ini para KPM banyak yang kecewa karena BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu mundur penyalurannya dan tidak kunjung dicairkan.
Apalagi bansos ini sebelumnya telah dijanjikan akan disalurkan sebelum Lebaran oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Ternyata ada beberapa masalah yang menyebabkan BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu belum dicairkan hingga saat ini.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Naura Vlog pada Senin 15 April 2024, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkap alasan mengapa BLT Mitigasi Risiko Pangan tidak kunjung dicairkan oleh pemerintah.
Bansos sebesar Rp600 ribu bagi setiap KPM tersebut telah disiapkan oleh pemerintah sebagai pengganti BLT El Nino.
Sri Mulyani mengaku pihaknya belum menerima dokumen pencairan anggaran BLT Mitigasi Risiko Pangan dari Kementerian Sosial.
Maka dari itu BLT sebesar Rp600 ribu tidak kunjung dicairkan oleh pemerintah.
Baca Juga: Status Bansos BLT 600.000 Rupiah di SIKS-NG Sudah SI, Bagaimana Bantuan Sosial yang Lain?
Hal ini disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang MK sengketa Pilpres 2024 pada Jumat 5 April 2024.
“Sedangkan yang BLT El Nino 2024 belum dieksekusi atau tadi namanya menjadi Mitigasi Risiko Pangan. Akan ditambahkan anggarannya (untuk BLT Mitigasi Risiko Pangan), namun tadi Bu Mensos mengatakan belum memulai sampai hari ini,” ujar Sri Mulyani.
“Kami di Kementerian Keuangan belum mendapatkan dokumen dari Kemensos untuk bisa mengeksekusi bantuan Mitigasi Pangan tersebut, jadi (hingga kini) belum ada pelaksanaannya,” lanjutnya.
Sementara itu Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan tidak termasuk dalam program bansos yang disiapkan di tahun 2024 ini.
Maka dari itu pihak Kementerian Sosial tidak berani mengusulkan karena tidak mengetahui kondisi keuangan apakah bisa untuk penyaluran bansos ini atau tidak.
Untuk itu penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu akan disalurkan oleh pemerintah jika sudah ada kesepakatan antara kementerian terkait.***

Share this article
Bansos yang telah lama ditunggu-tunggu yaitu BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 ribu tidak kunjung dicairkan, apa alasannya?