KPM PKH dan BPNT Wajib Merapat! Ini Alasan Kenapa Tidak Lagi Menerima Bantuan Sosial di Tahun 2024

Di tengah maraknya penyaluran bantuan sosial, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat atau KPM PKH dan BPNT justru merasa terabaikan.
Di tengah maraknya penyaluran bantuan sosial, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat atau KPM PKH dan BPNT justru merasa terabaikan.

AYOJAKARTA.COM -- Di tengah maraknya penyaluran bantuan sosial, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat atau KPM PKH dan BPNT justru merasa terabaikan.

Anggapan para Keluarga Penerima Manfaat PKH dan BPNT muncul karena pada tahun 2024 ini tidak lagi mendapat bantuan sosial sebagaimana KPM lainnya.

Terlebih karena sejumlah Keluarga Penerima Manfaat bantuan sosial baik PKH dan BPNT tersebut, tergolong sebagai kategori kurang mampu.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Bisa Temukan Angka 7525 pada Gambar? Waktumu 8 Detik Saja Ya!

Menyikapi situasi tersebut, para KPM PKH maupun BPNT kemudian melakukan pengaduan kepada Pendamping Sosial di tingkat kelurahan.

Sehubungan dengan terhapusnya data sejumlah KPM PKH dan BPNT dalam daftar penerima manfaat di tahun 2024, berikut adalah informasi yang perlu dipahami.

Pertama, hilang atau terhapusnya sejumlah nama KPM baik PKH dan BPNT dalam daftar penerima manfaat disebabkan karena adanya pemutakhiran data.

Terkait daftar nama KPM bansos di tahun 2024, salah satu mekanisme penentuan dilakukan dengan memastikan status calon penerima sebagai Keluarga Miskin atau Gamis.

Baca Juga: Tips Beli HP Android: Samsung, Vivo, Xiaomi, Infinix, Realme, Hindari Seri ini Kalau Ingin Cari HP dengan Performa Baik dan Kamera Jernih

Penetapan status sebagai Keluarga Miskin atau Keluarga Pra Miskin tersebut dilakukan oleh Kementerian Sosial melalui pendataan langsung di lokasi calon KPM.

Kedua, bagi calon KPM yang status perekonomiannya diketahui berada dalam kategori Keluarga Pra Miskin dipastikan tidak lagi menerima bantuan sosial baik PKH atau BPNT.

Langkah kebijakan tersebut dilakukan guna memastikan agar bantuan sosial yang disalurkan oleh Pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Sebagaimana diketahui, bantuan sosial yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial bersifat terbatas atau perlu melalui proses seleksi.

Baca Juga: Gempuran UKT Mahal, 4 PTN Ini Memiliki Jurusan Kedokteran dengan Biaya UKT yang Murah, Di Mana?

Adapun proses tahapan seleksi yang dilakukan tersebut mengacu kepada Undang-Undang Nomor 13/2011 Tentang Penanganan Fakir Miskin.

Berdasarkan pada peraturan atau regulasi tersebut, Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah setempat melakukan penyaringan di tingkat Rumah Tangga.

Hasil dari pengamatan langsung di tingkat rumah tangga tersebut, selanjutnya dilakukan sinkronisasi atau penyesuaian dengan menggunakan teknologi.

Baca Juga: Pejuang PNS Wajib Tahu! Inilah 8 Formasi Sepi Peminat Punya Peluang Emas Untuk Lolos CPNS 2024

Langkah selanjutnya yang dilakukan Kementerian Sosial adalah menetapkan daftar nama penerima manfaat bantuan sosial.

Adapun hasil penyaringan atau seleksi yang dilakukan di tingkat rumah tangga, lebih dikenal masyarakat sebagai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.

Ketiga, secara berkala dan berkelanjutan Pemerintah Daerah di tingkat Desa atau Kelurahan memiliki akses untuk melakukan pemutakhiran data penerima melalui aplikasi SIKS-NG.

Baca Juga: Tips WhatsApp: 2 Cara Mudah Melihat Pesan WA yang Sudah Dihapus Secara Permanen Tanpa Aplikasi Tambahan

Pada sejumlah wilayah di Indonesia, proses pemutakhiran data penerima manfaat bansos dilakukan dengan melakukan musyawarah terlebih dahulu.

Hal tersebut dilakukan agar kuota BPNT sebesar 18,8 juta dan PKH 10 juta KPM di seluruh Indonesia tepat sasaran.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# bantuan sosial
# KPM
# PKH
# BPNT

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.