AYOJAKARTA.COM – Beberapa hari ini ada dua kabar yang cukup mengejutkan bagi para KPM, yang pertama adalah periode salur bantuan PKH alokasi Mei-Juni 2024 di SIKS-NG yang tiba-tiba hilang.
Sebenarnya kejadian hilangnya periode salur tersebut juga sudah pernah terjadi di tahap-tahap sebelumnya.
Dan berdasarkan tahap sebelumnya, selang beberapa hari periode salur yang hilang tiba-tiba muncul kembali dengan update keterangan SP2D terbaru.
Lalu untuk kabar mengejutkan yang kedua adalah kemarin ramai di salah satu grup media sosial dimana ada salah satu anggota grup yang menshare bahwasanya untuk pencairan bantuan PKH BPNT katanya resmi dihentikan.
Sementara petugas pendamping sosial sendiri hingga saat ini masih belum mendapatkan informasi resmi berupa surat maupun informasi secara berjenjang dari Kemensos RI terkait dengan kabar penghentian bansos tersebut.
Sehingga bisa disimpulkan jika informasi yang beredar masih belum bisa dipertanggungjawabkan atau dibenarkan.
Tentunya bagi para KPM, berbagai informasi yang cukup mengejutkan tersebut tidak perlu untuk dipikirkan, cukup untuk disimak sambil menunggu informasi resmi dari pihak yang relevan.
Dikutip dari tayangan YouTube DIARY BANSOS pada (21/5/24), selain dua kabar mengejutkan tadi petugas juga memberikan kabar terkini tentang pencairan bansos hari ini.
Dimana pada hari ini dilaporkan ada KPM yang melaporkan saldo bansos masuk di dalam Kartu KKS-nya.
Baca Juga: Daftar PTN dengan Jurusan Kuliah Terbanyak di Indonesia, UPI Ternyata Paling Banyak!
Kebetulan Kartu KKS yang dimaksud adalah Kartu KKS yang diterbitkan dari Bank BSI yaitu khusus Provinsi Aceh.
Tepatnya di hari ini ada 4 orang KPM yang menshare di salah satu grup medsos yang mana para KPM tersebut menshare dengan nominal bantuan yang bervariatif dengan menunjukkan bukti struk bertuliskan cek saldo bansos.
Dengan kata lain dapat dipastikan bahwa artinya yang dicek tersebut memang benar saldo bantuan sosial yang masuk ke Kartu KKS KPM.
Kemudian untuk bantuan yang diterima sendiri bervariatif, ada KPM yang mendapat saldo masuk Rp150 ribu, Rp500 ribu, hingga Rp1,2 juta.
Para KPM tersebut juga mengaku bahwa bantuan yang cair adalah PKH Tahap 3, padahal saat ini keterangan di SIKS-NG untuk bantuan PKH Tahap 3 alokasi Mei-Juni 2024 itu masih belum muncul kembali periode salurnya.
Jadi berdasarkan pantauan di akun SIKS-NG para pendamping sosial untuk keterangan SP2D-nya masih belum terlihat.
Baca Juga: Daftar PTN dengan Jurusan Kuliah Terbanyak di Indonesia, UPI Ternyata Paling Banyak!
Terakhir terlihat keterangannya sudah SPM namun saat ini masih belum muncul lagi, oleh sebab itu para KPM yang mengatakan bahwa saldo yang masuk hari ini di Kartu KKS Bank BSI adalah dari PKH Tahap 3 tentunya informasi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.
Namun jika memang saldo cair tersebut adalah dari bantuan PKH tahap ketiga, tentu harapannya semoga segera merata di Kartu KKS bank lain juga.
Akan tetapi jika berdasarkan pantauan petugas di akun SIKS-NG, untuk keterangan SP2D bantuan PKH-nya sendiri hingga saat ini masih belum muncul.
Oleh sebab itu masih belum bisa dipastikan saldo yang masuk di Kartu KKS Bank BSI hari ini apakah benar bantuan PKH Tahap 3 atau bantuan PKH Tahap sebelumya, itu masih belum dipastikan.***

Share this article
ada dua kabar yang cukup mengejutkan bagi para KPM perihal bantuan PKH alokasi Mei-Juni 2024 dan bantuan BPNT dihentikan