AYOJAKARTA.COM - Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih terus menantikan pencairan bantuan sosial (bansos), baik dari Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Bantuan sosial masih terus ditunggu oleh masyarakat terutama KPM yang memang terdaftar sebagai penerima.
Ada dua jenis bansos yang selama ini rutin disalurkan ke para KPM. Untuk bansos BPNT setiap dua bulan sekali.
Sedangkan untuk bansos PKH akan disalurkan setiap tiga bulan sekali. Penyaluran ada yang melalui PT Pos Indonesia dan bank himbara atau BRI, BNI, BSI dan Bank Mandiri.
Lalu bagaimana status di SIKS-NG? Saat ini untuk bansos PKH masih periode salurnya lama, yakni September - Oktober yang sudah tersalurkan.
Untuk periode salur November - Desember, saat ini masih di tahap final closing.
Dimana sudah ada nama-nama KPM beserta besaran nominal yang akan diterima sudah dapat juga sudah terlihat.
Untuk bansos BPNT seperti dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Diary Bansos, status di SIKS-NG sudah Surat Perintah Membayar atau SPM.
Setelah SPM tentu saja bansos tidak bisa langsung sampai ke tangan KPM. Melainkan masih menunggu sampai status di SIKS-NG jadi SP2D atau Surat Perintah Pencairan Dana.
Jika sudah SP2D, masih harus menunggu statusnya berubah ke SI atau Standing Instruction.
Lalu bagaimana dengan KPM peralihan PT Pos Indonesia ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)?
Sampai saat ini statusnya masih di pembukaan rekening kolektif atau burekol. Baik KPM PKH murni maupun KPM BPNT plus PKH.
Untuk KPM PKH periode salur Juli - September sudah final closing, sedangkan Oktober - Desember masih proses evaluasi komponen.
Sementara itu KPM BPNT untuk periode salur November - Desember belum muncul update terbaru.
Sampai saat ini Kartu KKS-nya juga belum dibagikan oleh pihak bank himbara, sehingga tidak menutup kemungkinan bantuan akan kembali disalurkan lewat pos.***
Share this article
Lalu bagaimana status di SIKS-NG? Saat ini untuk bansos PKH masih periode salurnya lama, yakni September - Oktober yang sudah tersalurkan.