AYOJAKARTA.COM - Sejumlah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) mengaku status penerima mereka dibatalkan.
Ada 4 hal yang menyebabkan status penerima KJP dibatalkan, namun tetap bisa cair lagi dengan beberapa cara.
Diketahui bantuan sosial (bansos) Kartu Jakarta Pintar (KJP) sempat tertunda penyalurannya.
Penyerahan KJP tertunda, karena dana yang digunakan berasal dari ABPD. Dan untuk bansos yang bersumber dari APBD harus ditunda penyalurannya berdasarkan surat edaran dari Kemendagri.
Baca Juga: MenPAN-RB Terbitkan Surat Edaran! Pemerintah Jamin Gaji Pegawai Non-ASN Selama Proses Seleksi PPPK!
Hingga akhirnya Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan jadwal pencairan KJP Plus Tahap II 2024.
Namun disaat yang bersamaan muncul kekhawatiran, karena sejumlah penerima KJP statusnya dibatalkan.
Dilansir ayojakarta.com dari kanal YouTube Eka Nur Aripin terdapat sejumlah penyebab status penerima KJP plus dibatalkan:
1. Kepemilikan Aset
Pembatalan status penerima KJP Plus dapat disebabkan karena penerima terdeteksi kepemilikan kendaraan, terutama mobil.
Karena bantuan sosial, maka status penerimanya harus yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Jika bisa membeli kendaraan bermotor, khususnya mobil maka keluarga tersebut tidak lagi tergolong sebagai keluarga kurang mampu.
Pembatalan status KJP Plus juga dilakukan jika rumah penerima sudah memiliki Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) diatas Rp 1 miliar.
Baca Juga: Kalau Nggak Mau TMS, Pelamar PPPK Periode 2 Wajib Siapkan Dokumen yang Wajib Diunggah Ini, Apa Saja?
2. Status DTKS
Penerima tidak lagi masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), maka status KJP Plus mereka dapat dibatalkan.
Penerima juga dinyatakan tidak m,memenuhi skala prioritas berdasarkan pemeringkatan kesejahteraan.
3. Proses Input Data Masih Berlangsung
Jika proses input data penerima di sekolah belum selesai atau ada kendala teknis, juga bisa menjadi penyebab pembatalan,
4. Verifikasi Ulang
Proses verifikasi penerima bantuan itu dilakukan setiap bulan. Nosa jadi bulan sebelumnya masih lolos verifikasi.
Tapi pada periode salur berikutnya tidak lolos verifikasi.***
Share this article
Namun disaat yang bersamaan muncul kekhawatiran, karena sejumlah penerima KJP statusnya dibatalkan. Ini penyebabnya...