AYOJAKARTA.COM - Dikenal memiliki jumlah pengguna yang tersebar di banyak negara, aplikasi WhatsApp dipilih karena berbagai macam pertimbangan.
Selain beragam fitur yang menambah interaksi percakapan semakin menyenangkan, alasan lain WhatsApp banyak disukai adalah karena mudah digunakan.
Jumlah pengguna aplikasi WhatsApp yang sangat melimpah inilah kemudian dijadikan sebagai salah satu alasan untuk meretas atau menyadap percakapan.
Korban aksi peretasan atau penyadapan melalui aplikasi WhatsApp, selain merusak privasi juga dapat menghancurkan berbagai sendi dari sekedar ekonomi hingga ikatan famili.
Baca Juga: iPhone 16 Kanapa Gagal Rilis Januari 2025 di Indonesia? Ternyata Ini Alasannya
Percakapan yang sedianya bersifat sangat pribadi, di tangan peretas dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kejahatan dari sekedar intimidasi, pemerasan hingga revenge porn.
Karena dampaknya yang sangat merusak, penting bagi setiap pengguna WhatsApp untuk segera melakukan langkah-langkah pencegahan.
Dengan melakukan langkah pencegahan, pengguna WhatsApp tidak akan menjadi korban pelaku kejahatan yang diawali dengan penyadapan.
Untuk melakukan pengamanan dari potensi penyadapan, berikut adalah lima langkah menjanjikan yang perlu diterapkan.
Baca Juga: Siap Masuk Indonesia, Begini Review iPhone 16 Pro: Peningkatan yang Layak Tetapi Tidak Perlu
Langkah pertama untuk memastikan agar privasi dalam berkomunikasi tetap berada dalam kendali pribadi adalah melakukan pengaturan.
Adapun tahapan perintah yang perlu dilakukan adalah dengan membuka menu Pengaturan-Akun-pilih atau aktifkan Notifikasi Keamanan.
Langkah kedua untuk memastikan seluruh percakapan tidak diketahui oleh orang lain adalah dengan Mengaktifkan Kunci Sandi.
Untuk mulai memaksimalkan pengamanan pada akun, pengguna WhatsApp dapat menggunakan seluruh pilihan yang tersedia dalam menu Kunci Sandi.
Selain menggunakan pilihan PIN atau Pola, pengguna WhatsApp juga perlu menambah keamanan dengan menggunakan Sidik Jari atau Pengenal Wajah sesuai fitur di perangkat.
Langkah ketiga yang perlu dilakukan agar keamanan WhatsApp lebih optimal adalah dengan Menambah email Keamanan.
Untuk memastikan keamanan sehingga menjadi berlapis, pengguna hanya perlu menginput atau mendaftarkan alamat email pribadi melalui Menu Akun.
Langkah keempat yang dapat dilakukan pengguna WhatsApp untuk memastikan keamanan akun masing-masing adalah Verifikasi Dua Langkah.
Baca Juga: Cair di Bulan Januari 2025! Ternyata Ada Peran Kelurahan dalam Pemulihan Hak Penerima KJP Plus
Dengan mengaktifkan verifikasi dua langkah, pengguna akan diminta untuk memasukkan PIN sebagai identitas pribadi pengguna.
Agar tidak mudah diretas atau disadap, pastikan untuk membuat PIN yang tidak berkaitan dengan identitas pribadi namun mudah diingat.
Langkah kelima yang juga perlu dilakukan oleh pengguna WhatsApp untuk mencegah aksi penyadapan adalah memastikan ada atau tidaknya perangkat tertaut.
Guna menghindari penyadapan akun WhatsApp dari orang tidak bertanggung jawab, pastikan status pada perangkat sudah terputus atau di log out. ***

Share this article
Berikut ini adalah tips aman agar WhatsApp kamu tidak bisa disadap oleh seseorang, simak baik-baik caranya.