AYOJAKARTA.COM -- Apple baru saja meluncurkan iPhone 16e dalam sebuah event yang diumumkan melalui Twitter/X oleh CEO Apple Tim Cook.
Perangkat ini hadir sebagai anggota baru keluarga iPhone 16, menggantikan posisi iPhone SE sebagai opsi entry-level Apple.
iPhone 16e menggunakan chipset A18 yang sama dengan iPhone 16 series, dilengkapi Apple Modem konektivitas 5G, dan sudah adopsi port USB-C sesuai regulasi Uni Eropa.
Dari segi desain, iPhone 16e menggunakan basis desain iPhone 14 dengan notch yang lebih kecil seperti iPhone 13/14.
Bodi aluminium dengan tekstur serat khusus, dan mengganti switch mute tradisional dengan action button yang bisa diprogram.
Perangkat ini tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih, dengan case silikon resmi yang juga hadir dalam dua warna senada.
Berbicara tentang spesifikasi, iPhone 16e membawa beberapa peningkatan signifikan dibanding iPhone SE generasi sebelumnya.
Baca Juga: Dibanderol Rp10 Jutaan! iPhone 16e Worth It Dibeli atau Tidak? Cek Dulu Review Performa dan Fiturnya
Layar 6.1 inci menjadi standar, sementara sistem kamera tunggal 48MP kini mampu menghasilkan foto zoom 2x melalui teknologi sensor crop tanpa kehilangan kualitas berkat teknologi "two-in-one fusion camera".
Perangkat ini juga mendukung semua fitur Apple Intelligence terbaru yang akan hadir dengan iOS 18, termasuk kemampuan night mode dan astrofotografi.
Daya tahan baterai mengalami peningkatan drastis dengan kemampuan pemutaran video hingga 26 jam, 12 jam lebih lama dibanding generasi sebelumnya.
Fitur keselamatan seperti Emergency SOS via satellite dan Crash Detection juga hadir, meski untuk fitur satelit masih terbatas di beberapa negara dan membutuhkan layanan provider seperti Starlink.
Baca Juga: Pengujian Spek Produk Terbaru Apple iPhone 16E, Benarkah Performa CPU dan GPU Buruk?
Face ID menjadi metode autentikasi utama, menandai berakhirnya era Touch ID di lini iPhone Apple.
Peluncuran iPhone 16e dengan harga starting $599 untuk varian 128GB ($200 lebih murah dari iPhone 16) menandai perubahan signifikan dalam strategi entry-level Apple.
Meski beberapa pengamat mengharapkan harga di bawah $500 seperti tradisi iPhone SE sebelumnya, Apple memilih untuk memberikan spesifikasi yang lebih kompetitif dengan beberapa kompromi yang diperhitungkan.
Baca Juga: Apple Lunasi Utang Investasi Rp162 Miliar, iPhone 16e Masih Tahap Pembahasan TKDN
Tidak adanya kamera ultra wide, Dynamic Island, dan penggunaan material aluminium alih-alih titanium menjadi cara Apple menekan harga sambil tetap memberikan pengalaman flagship melalui chipset A18 dan fitur-fitur terkini.
iPhone 16e akan tersedia mulai 28 Februari 2024, dengan kemungkinan akan menjadi awal dari seri 'e' yang akan hadir secara reguler bersama iPhone generasi berikutnya, tidak seperti siklus 2-3 tahunan iPhone SE.
Untuk pasar seperti Indonesia, harga akhir kemungkinan akan lebih tinggi mengingat adanya biaya impor dan pajak, dengan estimasi kasar mencapai sekitar 10 juta rupiah sebelum biaya tambahan.***
Share this article
iPhone 16e menggunakan chipset A18 yang sama dengan iPhone 16 series, dilengkapi Apple Modem konektivitas 5G, dan sudah adopsi port USB-C.