Ribuan Penerima PKH dan BPNT Terancam Tidak Menerima Bantuan Tahap 2 2025, Begini Solusinya!

Pemerintah mengumumkan daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan dihapus dari program Bantuan Sosial PKH dan BPNT mulai Maret 2025.
Pemerintah mengumumkan daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan dihapus dari program Bantuan Sosial PKH dan BPNT mulai Maret 2025.

AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah pusat baru saja mengumumkan daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang akan dihapus dari program Bantuan Sosial PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) mulai Maret 2025.

Penghapusan ini akan berdampak pada pencairan tahap kedua tahun 2025, di mana sejumlah penerima tidak akan lagi mendapatkan bantuan.

Kategori penerima yang dihapus meliputi tiga kelompok utama:

1. KPM yang sudah dianggap mampu secara ekonomi;

2. KPM yang sudah mencapai status sejahtera; dan

3. KPM yang memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: KPM Wajib Simak! Ada 4 Informasi Penting Terkait Pencairan Bansos PKH dan BPNT

Yang mengindikasikan bahwa mereka memiliki penghasilan di atas UMR (Upah Minimum Regional) atau UMP (Upah Minimum Provinsi) sehingga secara resmi diklasifikasikan sebagai mampu.

Perubahan ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 tahun 2025 tentang DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) yang secara resmi menggantikan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

DTSEN merupakan hasil penggabungan dari Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) yang dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) sebagai data induk.

Baca Juga: Terdeteksi Listrik 2.200 VA Padahal Tak Punya? Ini Solusi Agar Bantuan PKH dan BPNT Kamu Cair Kembali

Dikombinasikan dengan data dari DTKS, P3KE (Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem), PLN, BPJS Ketenagakerjaan, dan data dari Kementerian Dalam Negeri.

Berdasarkan data Regsosek ini, akan terjadi proses graduasi atau pengakhiran kepesertaan bagi KPM Bansos PKH yang kondisinya sudah tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Yang artinya akan ada banyak penerima PKH yang diberhentikan mulai Maret 2025.

Untuk memastikan akurasi data, pendamping PKH akan melakukan 'ground checking' atau pendataan ulang dan pengecekan ulang terhadap status kepesertaan PKH di lapangan.

Hasil dari ground checking ini akan menjadi dasar pertimbangan untuk pencairan PKH tahap kedua yang mencakup periode April hingga Juni 2025.

Dalam waktu dekat, para penerima bantuan kemungkinan akan dikunjungi oleh pendamping sosial di rumah masing-masing untuk verifikasi status.

Baca Juga: KPM PKH BPNT Wajib Waspada! Nasib Bantuan Tahap 2 Bergantung pada Data DTSEN, Siapa Bertahan dan Tersingkir?

Bagi KPM yang dikategorikan sudah mampu, bantuan PKH akan dicabut dan tidak akan cair lagi pada alokasi April hingga Juni 2025.

Penerima yang tidak lagi memenuhi syarat diharapkan dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada, mengingat rezeki sudah ada yang mengatur dan masih bisa dicari melalui pekerjaan lain.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dihapus
# tahap 2
# PKH
# BPNT

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.