AYOJAKARTA.COM -- Buat para pelaku UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) jadi salah satu pilihan pembiayaan yang menarik.
Alasannya, KUR BRI ini bunganya ringan dan tak perlu jaminan besar.
Dalam keterangan resmi yang diterima ayojakarta.com, Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menjelaskan strategi penyaluran KUR BRI 2025 tidak hanya mengejar angka. Lebih penting bagi pihaknya menjaga kualitas dan keberlanjutan.
“Kami percaya, semakin luas akses pembiayaan KUR, semakin besar peluang UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi nasional,” ungkap Supari.
Tapi sayangnya, tak semua pengajuan bisa langsung disetujui. Banyak yang malah kena tolak tanpa tahu alasannya.
Baca Juga: Sempat Berhenti Mimpi akibat Pandemi, UMKM Kue Ini Bangkit Lagi berkat KUR BRI
Nah, biar tak ngalamin hal yang sama, yuk kita bahas beberapa penyebab umum kenapa pengajuan KUR BRI bisa ditolak di tahun 2025.
1. Usaha Belum Memenuhi Syarat
BRI mewajibkan usaha yang diajukan sudah berjalan minimal 6 bulan.
Kalau usahamu masih baru banget atau belum terdaftar secara resmi, kemungkinan besar pengajuan bakal ditolak.
2. Dokumen Kurang Lengkap
Ini kesalahan klasik yang sering terjadi. Pastikan semua dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, surat izin usaha, dan lainnya lengkap serta valid.
Kalau ada yang kurang atau tak sesuai, otomatis pengajuan bisa gagal.
3. Riwayat Kredit Bermasalah
Bank bakal mengecek skor kredit kamu. Kalau sebelumnya pernah nunggak cicilan, punya kredit macet, atau kebanyakan pinjol, peluang buat disetujui jadi kecil.
Jadi, pastikan riwayat kreditmu bersih sebelum mengajukan KUR.
4. Penghasilan Tidak Cukup untuk Bayar Cicilan
BRI bakal melihat apakah pendapatan kamu cukup buat bayar cicilan tiap bulan.
Kalau penghasilan dinilai tak mencukupi atau kamu sudah punya banyak pinjaman lain, pengajuan bisa ditolak.
5. Jaminan Tidak Memenuhi Syarat
Meski beberapa jenis KUR tak butuh jaminan, ada juga yang memerlukannya.
Kalau jaminan yang diajukan tak cukup nilainya atau tak sesuai aturan, bisa jadi alasan pengajuanmu ditolak.
6. Tujuan Penggunaan Dana Tak Jelas
KUR hanya boleh dipakai buat pengembangan usaha, bukan untuk keperluan konsumtif seperti beli gadget atau bayar utang lain.
Kalau tujuan pemakaian dana tidak jelas, bank bisa menolak pengajuanmu.
7. Hasil Survei Bank Tidak Sesuai
Sebelum menyetujui pinjaman, pihak BRI biasanya bakal melakukan survei langsung ke tempat usahamu.
Kalau hasilnya tak sesuai dengan informasi yang kamu berikan, besar kemungkinan pengajuan akan ditolak.
8. Terindikasi Transaksi Judi Online
Ini yang lagi jadi perhatian banyak bank, termasuk BRI.
Kalau rekening kamu sering terdeteksi ada transaksi mencurigakan seperti judi online, jangan harap pengajuan KUR bakal disetujui.
9. Pengajuan di Luar Wilayah Domisili
BRI menetapkan bahwa pengajuan KUR harus dilakukan di kantor cabang sesuai dengan domisili KTP atau tempat usaha.
Kalau kamu mengajukan di luar wilayah tersebut, kemungkinan besar bakal ditolak.
10. Ada Anggota Keluarga yang Sudah Punya KUR
Dalam satu keluarga, cuma boleh ada satu orang yang punya KUR aktif.
Jadi kalau pasangan atau anggota keluarga lainnya sudah punya KUR yang belum lunas, pengajuan baru tidak akan diproses.
Biar pengajuan KUR BRI 2025 tidak ditolak, pastikan kamu sudah memenuhi semua persyaratan.
Mulai dari kelengkapan dokumen, riwayat kredit yang bersih, penghasilan yang mencukupi, hingga memastikan tidak ada transaksi mencurigakan di rekening.
Kalau pengajuanmu pernah ditolak, coba cek lagi penyebabnya dan perbaiki sebelum mengajukan ulang.
Share this article
Buat para pelaku UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) jadi salah satu pilihan pembiayaan yang menarik.