AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Sosial Republik Indonesia telah mengumumkan jadwal pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Mei 2025.
Informasi ini telah dikonfirmasi melalui pernyataan resmi dari Kemensos yang menyebutkan bahwa proses penyaluran akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
Perlu diketahui bahwa sistem penyaluran bantuan sosial saat ini sedang dalam masa transisi dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN), dimana proses ini telah berlangsung sejak awal tahun 2025.
Tahapan persiapan telah dilakukan sejak Februari hingga April 2025, meliputi penetapan DTSEN, penyesuaian regulasi, verifikasi dan validasi data, penetapan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta penetapan lembaga penyalur seperti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau PT Pos Indonesia.
Proses ground checking juga telah selesai dilaksanakan pada bulan Maret lalu, dilanjutkan dengan pembentukan satuan tugas penyaluran dan konsolidasi pilar sosial dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan penyaluran bantuan sosial tahap kedua ini.
Memasuki bulan Mei 2025, Kementerian Sosial telah menetapkan jadwal kick-off penyaluran serentak bantuan sosial PKH dan BPNT tahap kedua untuk periode April, Mei, dan Juni 2025.
Proses penyaluran ini akan didampingi oleh para pendamping sosial yang akan membantu Keluarga Penerima Manfaat dalam proses pengecekan dan penyaluran dana bantuan.
Kementerian Sosial juga telah menyiapkan sistem monitoring penyaluran untuk memantau kelancaran proses pencairan, serta menyediakan layanan pengaduan baik secara online maupun offline bagi KPM yang mengalami kendala.
Beberapa faktor risiko yang telah diantisipasi dalam proses penyaluran ini antara lain gagal salur (seperti perbedaan nama pada data, anomali data, atau perbedaan nama antara kartu KKS dan e-KTP), terlambat salur (bagi KPM yang masuk ke termin selanjutnya), dan potensi protes dari KPM (misalnya jika terdapat komponen bantuan yang tidak sesuai).
Untuk mitigasi risiko tersebut, Kementerian Sosial telah membentuk Satgas yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, PT Pos, dan Bank Himbara, serta menyediakan kanal aduan melalui call center dan aplikasi Cek Bansos bagi masyarakat yang ingin melakukan pengecekan atau melaporkan permasalahan terkait penyaluran bantuan sosial.
Sementara menunggu pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua, pada hari Senin, 12 Mei 2025, meskipun bertepatan dengan hari libur nasional peringatan Hari Waisak, beberapa jenis bantuan sosial tetap disalurkan di berbagai wilayah di Indonesia.
Bantuan sosial bagi lansia telah dicairkan dengan nominal mencapai Rp1,2 juta untuk komponen lansia yang terdiri dari dua orang (masing-masing Rp600.000) atau satu lansia dan satu disabilitas.
Dana bantuan ini telah masuk ke rekening penerima melalui Livin by Mandiri, meskipun terdapat potongan administrasi bank.
Selain itu, dua jenis Bantuan Langsung Tunai (BLT) juga telah dicairkan pada hari yang sama, yaitu bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk periode Mei 2025 yang informasinya dapat diakses melalui pip.digdas.go.id.
Serta BLT Dana Desa dengan nominal bervariasi antara Rp300.000 hingga Rp600.000 tergantung pada kebijakan masing-masing daerah dan apakah penerima sudah mendapatkan bantuan pada bulan April lalu.
Baca Juga: Update! Cek Status Terkini Pencairan Dana PKH BPNT Tahap 2 2025 di Berbagai Wilayah
Bagi masyarakat penerima bantuan yang memiliki pertanyaan atau kendala, dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan melalui kanal pengaduan yang telah disediakan oleh Kementerian Sosial.***

Share this article
Jadwal pencairan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 2 akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Mei 2025. Informasi ini telah dikonfirmasi.