AYOJAKARTA.COM - Pada tanggal 4 Juni 2025, mulai bermunculan bukti nyata pencairan bantuan sosial berupa struk penarikan tunai dari berbagai bank penyalur.
Salah satu dokumentasi yang paling menonjol adalah struk ATM KKS Bank Mandiri yang menunjukkan penarikan tunai sebesar Rp600.000 pada tanggal 4 Juni 2025 pukul 10.40 WIB melalui agen.
Nominal Rp600.000 ini mengindikasikan bahwa bantuan tersebut kemungkinan besar adalah BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap kedua, mengingat besaran standar yang biasa disalurkan untuk program ini.
Salah satu dokumentasi yang paling menonjol adalah struk ATM KKS Bank Mandiri yang menunjukkan penarikan tunai sebesar Rp600.000 pada tanggal 4 Juni 2025 pukul 10.40 WIB melalui agen.
Nominal Rp600.000 ini mengindikasikan bahwa bantuan tersebut kemungkinan besar adalah BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap kedua, mengingat besaran standar yang biasa disalurkan untuk program ini.
Baca Juga: Dukung Putusan MK, Pramono Anung Percepat Program Sekolah SD, SMP, dan SMK Swasta Gratis di Jakarta
Selain itu, terdapat dokumentasi lain yang menunjukkan saldo Rp600.000 pada tanggal yang sama pukul 10.00 pagi, meskipun tidak disebutkan secara spesifik bank penyalurnya.
Bukti-bukti ini menunjukkan bahwa proses pencairan bantuan sosial tahap kedua telah dimulai secara bertahap.
Sesuai dengan pengumuman Kementerian Sosial yang menyatakan bahwa penyaluran bantuan sosial triwulan kedua telah dimulai sejak 28 Mei 2025.
Dokumentasi pencairan juga tercatat di bank-bank penyalur lainnya dengan variasi nominal yang beragam.
Di Bank BNI, terdapat struk ATM KKS yang menunjukkan saldo Rp600.000 pada tanggal 4 Juni 2025, meskipun informasi daerah pencairan tidak terlihat jelas karena kualitas gambar yang buram.
Selain itu, terdapat dokumentasi lain yang menunjukkan saldo Rp600.000 pada tanggal yang sama pukul 10.00 pagi, meskipun tidak disebutkan secara spesifik bank penyalurnya.
Bukti-bukti ini menunjukkan bahwa proses pencairan bantuan sosial tahap kedua telah dimulai secara bertahap.
Sesuai dengan pengumuman Kementerian Sosial yang menyatakan bahwa penyaluran bantuan sosial triwulan kedua telah dimulai sejak 28 Mei 2025.
Dokumentasi pencairan juga tercatat di bank-bank penyalur lainnya dengan variasi nominal yang beragam.
Di Bank BNI, terdapat struk ATM KKS yang menunjukkan saldo Rp600.000 pada tanggal 4 Juni 2025, meskipun informasi daerah pencairan tidak terlihat jelas karena kualitas gambar yang buram.
Baca Juga: Screenshot Saldo PKH BPNT Tahap 2 Rp600 Ribu Viral, Cek KKS Kamu Sekarang!
Sementara itu, di wilayah Cirebon, KKS Bank BNI mencatat saldo sebesar Rp597.000 pada tanggal 3 Juni 2025.
Bank BRI juga menunjukkan aktivitas pencairan dengan nominal Rp650.000 melalui penarikan tunai pada tanggal 2 Juni 2025.
Variasi nominal ini mengindikasikan adanya perbedaan komponen bantuan yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dimana besaran bantuan disesuaikan dengan kategori dan jumlah anggota keluarga yang memenuhi syarat.
Perbedaan waktu pencairan antar bank dan wilayah juga menunjukkan bahwa proses distribusi dilakukan secara bertahap dan tidak serentak.
Dokumentasi yang menarik perhatian adalah bukti pencairan bantuan PKH untuk komponen lansia sebesar Rp590.000 melalui Bank Mandiri di wilayah Tulang Bawang pada tanggal 3 Juni 2025, dengan keterangan "PKH Lansia sudah cair semoga nyusul BPNT."
Sementara itu, di wilayah Cirebon, KKS Bank BNI mencatat saldo sebesar Rp597.000 pada tanggal 3 Juni 2025.
Bank BRI juga menunjukkan aktivitas pencairan dengan nominal Rp650.000 melalui penarikan tunai pada tanggal 2 Juni 2025.
Variasi nominal ini mengindikasikan adanya perbedaan komponen bantuan yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dimana besaran bantuan disesuaikan dengan kategori dan jumlah anggota keluarga yang memenuhi syarat.
Perbedaan waktu pencairan antar bank dan wilayah juga menunjukkan bahwa proses distribusi dilakukan secara bertahap dan tidak serentak.
Dokumentasi yang menarik perhatian adalah bukti pencairan bantuan PKH untuk komponen lansia sebesar Rp590.000 melalui Bank Mandiri di wilayah Tulang Bawang pada tanggal 3 Juni 2025, dengan keterangan "PKH Lansia sudah cair semoga nyusul BPNT."
Hal ini menunjukkan bahwa pencairan bantuan sosial dilakukan berdasarkan komponen dan kategori penerima yang berbeda-beda. Di wilayah SIGI, KKS Bank BNI juga mencatat pencairan sebesar Rp599.000 pada tanggal 4 Juni 2025.
Meskipun dokumentasi-dokumentasi ini belum dapat dipastikan 100% sebagai bantuan tahap kedua, namun timing pencairan yang bertepatan dengan pengumuman Kementerian Sosial tentang penyaluran bantuan sosial triwulan kedua memberikan indikasi kuat bahwa ini merupakan realisasi dari program tersebut.
Para penerima bantuan disarankan untuk tetap sabar menunggu pencairan di wilayah masing-masing, karena proses distribusi dilakukan secara bertahap dan memerlukan waktu untuk merata ke seluruh Indonesia.
Dengan prioritas pencairan yang disesuaikan dengan sistem dan kapasitas masing-masing bank penyalur.***

Share this article
Nominal Rp600.000 ini mengindikasikan bahwa bantuan tersebut kemungkinan besar adalah BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap kedua,