Terendus Sejak Tahun 2023, Bank Woori Saudara Diduga Lakukan 'Fraud' Capai Angka Fantastis Rp1,28 Triliun

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 diduga lakukan tindakan indikasi "fraud" sejak tahun 2023 dengan nominal Rp1,28 triliun
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 diduga lakukan tindakan indikasi "fraud" sejak tahun 2023 dengan nominal Rp1,28 triliun


AYOJAKARTA.COM --  PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 diduga lakukan tindakan indikasi "fraud" sejak tahun 2023 dengan nominal USD 78,5 juta atau sekitar Rp1,28 triliun.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae. 

"OJK telah mengingatkan Bank atas potensi transaksi LC debitur dimaksud sebagai akibat kelemahan proses bisnis Bank pada pemeriksaan OJK tahun 2023," tegas Dian kepada AYOJAKARTA.COM, Rabu 11 Juni 2025.

Baca Juga: Libur Iduladha 2025, Jasa Marga Layani 1,5 Juta Kendaraan dengan Pelayanan Maksimal

Dian mengatakan bahwa pihaknya segera menindak lanjuti dengan indikasi "fraud" senilai USD 78,5 juta atau sekitar Rp1,28 triliun yang melibatkan di PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906.

"OJK melakukan koordinasi intensif dengan seluruh jajaran manajemen Bank dan melakukan pemeriksaan sejak awal Juni 2025," ungkap Dian.

Pihaknya juga akan meningkatkan status pemeriksaan jika telah diperoleh bukti awal yang cukup terkait dengan fraud dan dugaan keterlibatan pihak internal Bank.

"Indikasi fraud (penipuan-red) terjadi atas transaksi negotiable LC jatuh tempo terhadap satu debitur bank yang diduga melibatkan pihak internal Bank dengan potensi nilai kerugian masih diperhitungkan oleh Bank mengingat masih dalam proses investigasi," kata Dian.

Menurut Dian, pihak BWS menindak lanjuti dengan melaporkan kepada OJK. Dimana dengan melakukan proses investigasi intensif, menonaktifkan pihak internal yang diduga terlibat dan berkoordinasi dengan lawfirm.

Baca Juga: FANTASTIS! Dugaan 'Fraud' Rp1,28 Triliun oleh Bank Woori Saudara, Kepala Eksekutif OJK: Potensi Nilai Kerugian...

"Juga melakukan komunikasi intensif dengan debitur untuk penyelesaian kewajiban kepada bank dan melakukan persiapan pelaporan ke kepolisian atas indikasi fraud dimaksud," jelas Dian.

Sebagai informasi, dugaan fraud dalam penerbitan LC di Bank Woori Saudara Indonesia memicu perhatian luas publik dan kalangan perbankan. Skema yang menyeret eksportir, dokumen fiktif, dan potensi kerugian besar ini menimbulkan pertanyaan serius terhadap sistem pengawasan dan tata kelola di tubuh bank tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sebagian besar dokumen yang diajukan untuk keperluan LC diduga tidak mencerminkan transaksi perdagangan sebenarnya.

Meski penyelidikan masih berlangsung, sorotan mulai mengarah pada kemungkinan keterlibatan atau kelalaian pihak internal bank dalam memproses dokumen tersebut.

Lembaga pengawas keuangan disebut telah menemukan indikasi bahwa fraud ini tidak mungkin dilakukan oleh pihak eksternal semata. Ada dugaan kuat bahwa proses persetujuan LC melibatkan kecacatan dalam prosedur dan kontrol, yang seharusnya menjadi garis pertahanan pertama di institusi keuangan mana pun.

Banyak kalangan menilai bahwa nilai transaksi yang sangat besar seharusnya melalui proses validasi dan verifikasi berlapis. Namun, kenyataan bahwa dokumen bermasalah bisa lolos hingga pencairan menunjukkan adanya kelemahan sistemik dalam manajemen risiko dan pengawasan internal Bank Woori Saudara.

Baca Juga: Ratusan Demonstran Geruduk Kantor Gubernur Papua Barat Daya Tolak Tambang Raja Ampat

Isu ini menjadi semakin rumit ketika muncul informasi bahwa manajemen bank sempat lambat merespons pemberitaan awal soal fraud tersebut. Pernyataan resmi baru dirilis setelah media nasional menurunkan laporan investigatif terkait adanya indikasi LC fiktif dengan nilai jumbo.

Bank Woori Saudara menyampaikan bahwa mereka tengah melakukan investigasi internal dan telah menonaktifkan sejumlah karyawan yang terkait langsung dalam proses penerbitan LC.

Namun, belum ada kejelasan mengenai siapa saja yang dinonaktifkan dan apa peran mereka dalam rantai proses transaksi bermasalah itu.

Beberapa sumber yang mengetahui proses internal bank mengungkapkan bahwa terdapat celah prosedural dalam sistem approval LC yang selama ini berjalan. Dugaan adanya pengabaian terhadap prinsip kehati-hatian menjadi bagian penting dalam pengembangan penyelidikan oleh otoritas terkait.

Muncul pula spekulasi bahwa praktik manipulasi dokumen tidak hanya melibatkan eksportir, melainkan juga memanfaatkan akses dan kelonggaran dari bagian operasional bank. Jika terbukti, maka kasus ini bukan semata fraud eksternal, melainkan kejahatan terstruktur yang melibatkan pihak internal.

Baca Juga: BLT Dana Desa Rp900.000 Mulai Cair, Ini Daftar Daerah yang Sudah Menyalurkan

Dalam situasi ini, reputasi Bank Woori Saudara sebagai bagian dari jaringan Woori Bank Korea ikut menjadi taruhannya. Kantor pusat Woori di Seoul disebut telah mengirimkan tim audit untuk mendalami persoalan ini dan melakukan evaluasi terhadap lini manajemen lokal di Indonesia.

Para pengamat perbankan memandang kasus ini sebagai refleksi dari lemahnya pertahanan bank terhadap risiko fraud, khususnya dalam transaksi perdagangan internasional. LC adalah instrumen yang berbasis kepercayaan dan kredibilitas, sehingga manipulasi sekecil apa pun dapat berdampak sistemik.

Salah satu kekhawatiran besar adalah potensi tercorengnya kredibilitas sistem LC di kalangan eksportir dan importir yang menggunakan jasa perbankan nasional. Kelonggaran prosedural di satu bank bisa menciptakan efek domino berupa pengetatan administratif di bank lain, yang pada akhirnya mengganggu kelancaran bisnis sektor riil.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BWS
# Bank Woori Saudara
# fraud
# OJK

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.