AYOJAKARTA.COM - Simak informasi mengenai status terbaru bantuan PKH dan BPNT Tahap 2. Proses penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 sudah menunjukkan progres baru.
Pada menu view DTS, sebagian besar status KPM sudah SPM atau surat perintah membayar. Bantuan PKH dan BPNT Tahap 2 yang dicairkan melalui kartu KKS Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI, statusnya sudah SPM.
Sementara itu, pencairan yang melalui PT Pos Indonesia, status di view DTS sudah "proses burol". Diketahui, proses pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 ini dilakukan secara bertahap.
Baca Juga: Tiket Konser G-Dragon Jakarta 2025 Sudah Dijual! Ini Link Resmi, Ketentuan, Harga dan Cara Belinya
Jadi, beberapa KPM kemungkinan sudah ada yang menerima dana. Namun, mayoritas KPM masih dalam status atau proses SPM.
Kabar terbaru datang dari penerima KIS PBI JKN yang dinonaktifkan. Kabarnya, ada sekitar 7,3 juta penerima yang dinonaktifkan.
Alasan penonaktifan ini adalah karena KPM tidak terdaftar di DTSEN dan desilnya lebih dari 5. Terkait penonaktifan penerima tersebut, ada progres untuk calon penerima baru. Ini ditunjukkan dari status di view DTS, seperti "persiapan data awal" dan "calon penerima baru".
Jadi, berdasarkan kabar terbaru tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar KPM PKH dan BPNT Tahap 2 masih SPM atau masih belum dicairkan. Demikian adalah informasi penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 2 serta KIS PBI JKN.***
Baca Juga: Pendaftaran UM UGM CBT 2025 Diperpanjang, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya

Share this article
Penyaluran PKH & BPNT Tahap 2 mayoritas masih SPM. Penerima KIS PBI JKN 7,3 juta dinonaktifkan, muncul calon penerima baru.