Info Bansos bagi KPM PKH dan BPNT: Memasuki Bulan Terakhir Periode Penyaluran Tahap Kedua

Memasuki Bulan Terakhir Periode Penyaluran Tahap Kedua,  Ini Info yang Perlu Diketahui KPM Bansos PKH dan BPNT.
Memasuki Bulan Terakhir Periode Penyaluran Tahap Kedua, Ini Info yang Perlu Diketahui KPM Bansos PKH dan BPNT.

AYOJAKARTA.COM – Mendekati akhir bulan Juni 2025, pencairan bansos PKH dan BPNT bagi pengguna kartu KKS telah merata hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Selain telah diterima nasabah Bank BSI, bansos PKH dan BPNT juga telah dinikmati oleh jutaan KPM pemilik kartu KKS Bank BRI, BNI serta Bank Mandiri.

Berdasarkan hasil pengamatan, jumlah nominal bansos reguler diterima oleh KPM PKH dan BPNT pemilik kartu KKS dapat berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2,6 juta.

Baca Juga: Tinggal Klik Gratis! Link Twibbon Hari Bhayangkara Ke-79 Desain Paling Keren, Siap Pakai 1 Juli 2025

Adapun penentu besaran nominal bansos yang diterima oleh masing-masing KPM pemilik kartu KKS bervariasi sesuai dengan komponen.

Meski telah dilakukan pencairan, tidak sedikit para calon penerima bansos yang namanya masih ditangguhkan dalam proses penyaluran di tahap kedua akibat ketidaksesuaian data.

Kemensos mencatat, setidaknya terdapat sekitar 580,000 calon KPM yang telah siap diikut-sertakan dalam pencairan susulan.

Sementara sekitar 700,000 KPM yang masih mengalami kendala karena adanya kejanggalan data, masih akan terus dilakukan penyesuaian atau pemeriksaan.

Proses tersebut, sekaligus juga akan menjadi penentu keberlangsungan status para KPM untuk pencairan di tahap III.

Sebagaimana telah disampaikan oleh Kemensos, secara berkala status KPM akan dilakukan penyesuaian sehingga akan lebih tepat sasaran.

Baca Juga: KPM Jangan Panik! Kenapa Status Bantuan di Aplikasi dan Website Cek Bansos Berbeda? Ini Penjelasannya

Berbeda dengan pemilik kartu KKS, kebahagiaan justru belum dapat dirasakan oleh calon KPM PKH dan BPNT metode salur PT Pos Indonesia.

Berdasarkan pada hasil pantauan melalui aplikasi SIKS-NG, hingga Sabtu Malam status yang terpantau masih Pembukaan Rekening Kolektif atau Burekol.  

Namun demikian, PT Pos Indonesia memastikan akan segera melakukan pendistribusian Undangan jika perubahan status sudah terjadi.

Selain mendistribusikan Undangan kepada para KPM melalui para Pemangku Wilayah hingga ke tingkat kelurahan, Petugas PT Pos juga ikut terlibat dalam penyaluran bantuan.

Khusus bagi KPM di daerah 3T atau Terpencil, Terluar dan Termiskin, PT Pos dan memberikan bantuan kepada penerima.

Baca Juga: Cek Sekarang! Ini 2 Ciri Utama WhatsApp Kamu Diblokir Seseorang, Muncul Tulisan Ini di Foto Profilnya

Selain bansos PKH dan BPNT, hingga akhir bulan Juli pemerintah juga akan memproses bantuan penebalan berupa beras 20 kilogram dan uang tunai senilai Rp 400,000.

Menyasar kepada sekitar 18,3 juta KPM di seluruh Indonesia, penebalan bantuan periode Juni-Juli diberikan secara khusus bagi KPM BPNT dan PKH Murni.

Terkait dengan status pencairan bansos penebalan, hingga tadi malam status yang terpantau di aplikasi SIKS-NG masih Surat Perintah Membayar atau SPM.

Proses pencairan akan segera dinikmati oleh KPM, jika perubahan status pada aplikasi SIKS-NG telah berubah menjadi Standing Instruction atau SI.  ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PKH
# BPNT
# KKS

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.