AYOJAKARTA.COM - Hari Kamis, 21 Agustus 2025 menjadi hari bersejarah bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di seluruh Indonesia.
Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Terintegrasi (SIKS-NG) secara resmi menampilkan periode tahap ketiga untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2025, yang mulai muncul sejak semalam dan dikonfirmasi pada hari ini.
Perubahan status ini merupakan indikator positif yang menandakan bahwa proses penyaluran bantuan sosial tahap ketiga akan segera dimulai oleh Kementerian Sosial.
Baca Juga: Honest Review! Kelebihan dan Kekurangan HP Rp35 Juta Samsung Galaxy Z Fold 7
Namun, penting untuk dipahami bahwa kemunculan periode ini baru merupakan tahap awal dari rangkaian proses administratif yang harus diselesaikan sebelum pencairan aktual dapat dilaksanakan.
Munculnya periode baru di SIKS-NG ini juga sekaligus menepis berbagai isu yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa tahap ketiga sudah tercairkan.
Padahal faktanya sistem baru saja memulai proses penentuan KPM, evaluasi komponen, dan tahap final closing untuk penerima manfaat yang terdaftar secara resmi.
Proses penyaluran bantuan sosial tahap ketiga ini akan melalui serangkaian tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk memastikan akurasi dan ketepatan sasaran.
Tahapan tersebut dimulai dengan proses penyaluran awal, dilanjutkan dengan penentuan KPM yang berhak menerima bantuan.
Kemudian evaluasi komponen untuk memastikan kelayakan setiap penerima manfaat, dan berakhir pada fase final closing bagi KPM yang telah terdaftar secara definitif untuk menerima bantuan tahap ketiga.
Baca Juga: Sabar Sebentar Lagi! Update PKH-BPNT Tahap 3 Sudah Muncul Status Juli-September 2025
Seluruh proses ini memerlukan waktu yang tidak singkat karena melibatkan verifikasi data yang sangat detail dan koordinasi antar berbagai instansi terkait.
Status perubahan yang terlihat di menu final closing untuk Program Keluarga Harapan menunjukkan bahwa sistem telah mulai memproses data para calon penerima manfaat.
Para KPM di seluruh Indonesia diharapkan untuk bersabar menanti update-an terbaru yang akan terus diinformasikan seiring dengan perkembangan proses administratif di SIKS-NG.
Hal ini karena setiap tahapan memerlukan waktu yang cukup untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam penyaluran bantuan.
Selain update periode tahap ketiga, informasi penting lainnya berkaitan dengan distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan untuk 3,6 juta KPM yang sedang dalam tahapan peralihan dari sistem pencairan melalui PT Pos Indonesia ke sistem kartu KKS melalui bank penyalur.
Setelah sebelumnya telah diumumkan wilayah-wilayah di Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat, kini giliran wilayah-wilayah di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi yang akan menerima surat undangan untuk proses pembuatan KKS dan buku tabungan.
Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Serahkan Bantuan Pemutihan Ijazah Senilai Rp7,6 Miliar untuk Penerima KJP Plus
Di wilayah Sumatera, distribusi akan mencakup Sumatera Utara (Kabupaten Tapanuli Tengah hingga Kabupaten Solok Selatan), Sumatera Barat (Kabupaten Pasaman Barat hingga Kota Pariaman), Riau, Jambi, Sumatera Selatan (Kabupaten Ogan Komering Ulu hingga Kota Pagar Alam), Bengkulu, Lampung (Kabupaten Lampung Selatan hingga Kota Metro), dan Kepulauan Bangka Belitung melalui Bank BRI dan Bank Mandiri.
Untuk wilayah Kalimantan, distribusi akan meliputi Kalimantan Tengah (Kabupaten Kotawaringin Timur hingga Kabupaten Barito Timur), Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Sementara di wilayah Sulawesi, proses distribusi akan mencakup Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, serta wilayah Maluku untuk Kabupaten Maluku Tenggara dan Kabupaten Buru yang akan menggunakan KKS dari Bank Mandiri.
Waktu distribusi di setiap wilayah akan berbeda-beda sesuai dengan koordinasi antara Dinas Sosial setempat dan bank penyalur yang ditunjuk.***

Share this article
SIKS-NG secara resmi menampilkan periode tahap ketiga untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2025, yang mulai muncul sejak semalam