AYOJAKARTA.COM - Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu kredit atau pembiayaan gagasan pemerintah untuk membantu para UMKM.
Bunga yang ditawarkan pada program KUR lebih rendah karena adanya subsidi dari pemerintah.
Salah satu lembaga keuangan yang menyalurkan program KUR ini adalah BRI.
KUR BRI memiliki suku bunga yang relatif rendah yakni 6 persen per tahun atau 0,2 persen flat per bulan.
Calon debitur sudah bisa mengajukan pinjaman karena program KUR BRI tahun 2023 sudah mulai dibuka per tanggal 6 Maret 2023.
Jika calon debitur ingin mengajukan pinjaman KUR BRI tahun 2023, maka sebelumnya wajib melengkapi persyaratan yang dibutuhkan.
Jika sudah terpenuhi semua persyaratan baik itu dokumen yang diperlukan maka bisa langsung menuju kantor BRI cabang terdekat untuk mengajukan pinjaman KUR.
Petugas BRI akan menginput data dari calon debitur, setelah semua selesai maka tinggal menunggu survei yang akan dilakukan oleh Mantri atau pihak bank.
Terkait dengan survei dari BRI yang harus dipahami adalah seputar pertanyaan yang akan diajukan oleh pihak bank kepada calon debitur.
Hal ini menjadi penting karena kepastian apakah bisa di acc atau diterima pengajuan pinjamannya yaitu dari survei Mantri atau pihak bank.
Perlu diketahui bahwa survei adalah proses terakhir apakah usaha yang dimiliki oleh calon debitur layak untuk mendapatkan pinjaman.
Salah satu proses setelah calon debitur memenuhi persyaratan pengajuan program KUR yaitu survei dari pihak bank.
Jika usaha UMKM sudah memenuhi persyaratan dan kriteria yang diinginkan oleh pihak bank, maka kemungkinan besar pinjaman tersebut akan di acc atau dicairkan.
Jika usaha dari calon debitur memuaskan maka akan bisa mendapatkan kabar gembira bisa dikonfirmasi pengajuan pinjamannya.
Yaitu hanya dalam waktu tujuh hari kerja dan dapat mencairkan dana pinjaman tersebut dalam hitungan hari ke 14.
Tetapi ada beberapa kasus yang menyebabkan pencairannya molor atau lama karena hasil survei yang dikonfirmasi cukup lama lebih dari satu bulan.
Adapun beberapa pertanyaan yang biasanya ditanyakan oleh Mantri atau pihak bank seperti dikutip ayojakarta.com dari YouTube Sukarno trader, Minggu (19/3/2023):
1. Menanyakan nama calon debitur atau calon peminjam,
2. Menanyakan rumah sendiri atau rumah dinas,
3. Menanyakan berapa lama tinggal di rumah yang ditinggali,
4. Menanyakan penghuni rumah selain calon debitur,
5. Menanyakan pengeluaran dan pendapatan calon debitur,
Baca Juga: Jangan Skip! Mau Ajukan KUR BRI 2023 Tapi Kuota Habis? Begini Solusinya
6. Menanyakan kredit lain selain KUR BRI,
7. Menanyakan pekerjaan calon debitur,
8. Menanyakan usaha calon debitur,
9. Menanyakan penghasilan dan pengeluaran dari calon debitur,
10. Menanyakan pinjaman KUR sebelumnya bagi yang pernah ajukan pinjaman,
11. Menanyakan rencana besar uang yang akan dipinjam oleh calon debitur lengkap dengan jangka waktunya,
12. Menanyakan kegunaan uang yang digunakan calon debitur,
Demikian beberapa pertanyaan yang biasanya ditanyakan saat survei pengajuan KUR BRI oleh Mantri atau pihak bank, jangan sampai salah menjawab. Semoga bermanfaat.***

Share this article
Berikut pertanyaan mantri saat survei KUR BRI 2023, jangan sampai salah menjawab karena bisa gagal cair.