Dana KUR BRI 2023 Tidak Cair Semua? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

KUR BRI
KUR BRI

AYOJAKARTA.COM - Banyak pihak yang mengeluhkan terkait pencairan kredit KUR BRI 2023 yang dana pinjamannya tidak diterima secara keseluruhan.

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube ENR Project Review, menjelaskan terkait penyebab dana pinjaman KUR BRI 2023 yang tidak diterima secara menyeluruh.

Adapun beberapa penyebab dana KUR BRI 2023 yang tidak cair secara keseluruhan yakni:

Baca Juga: Simak! Cara Mudah Cek BI Checking Secara Online Agar Pengajuan Pinjaman KUR BRI 2023 Auto Diterima

- Dana KUR yang diajukan tidak langsung cair semua

Pertama pada bulan November tahun 2022 sesuai peraturan kantor pusat BRI, penarikan tunai dari penarikan kredit pada teller tidak bisa dilakukan.

Dengan tujuan penerima kredit bisa melakukan penarikan secara mandiri pada ATM BRI, Agen BRILINK terdekat, BRIMO, atau Qris.

Baca Juga: Pastikan Langkah dan Persyaratan ini Terpenuhi Calon Debitur, Supaya Pinjaman Kredit KUR Disetujui Bank BRI

Kedua, adanya ketentuan Office Regional di beberapa kantor BRI wilayah tertentu, yakni penerapan blokir saldo pencairan yang besarnya sesuai dengan ketentuan masing-masing.

Biasanya besaran dana yang diblokir sekitar 20 sampai 50 persen, saldo pencairan ini dapat dicairkan 1 bulan selanjutnya sesuai dengan waktu yang disepakati pada akad kredit.

Ketentuan blokir saldo ini sebelumnya telah dilampirkan surat blokir saldo yang ditandatangani oleh calon debitur KUR atau Kupedes terkait.

Baca Juga: Auto Lolos Seleksi Pinjaman KUR BRI 2023! 6 Tips Jitu Ini Wajib Dilakukan, Poin 4 Syarat Mutlak!

Dengan tujuan mengurangi tingkat LDR (Loan To Deposit Ratio) Bank BRI yang menimbulkan dampak negatif terhadap Bank.

Loan To Deposit Ratio atau perbandingan antara jumlah pinjaman dengan dana pihak ketiga yang dihimpun oleh Bank BRI.

Dengan artian, jika jumlah pinjam lebih banyak dari penabung, dana untuk menutupi pemberian kredit bank harus meminjam kepada Bank Indonesia dengan bunga yang lebih tinggi.

Baca Juga: Pinjaman KUR BRI 2023 Kerap Ditolak? Mungkin 5 Hal Ini yang Jadi Penyebabnya

Bunga tersebut lebih tinggi dari bunga yang Bank BRI salurkan kepada masyarakat, selain itu bank tetap harus memberikan bunga pada nasabah yang menabung.

Selain itu tujuan pemblokiran dana 20 hingga 50 persen itu adalah untuk memaksa nasabah menabung di Bank BRI minimal 1 bulan.

- Dana Pinjaman KUR tidak diterima 100 persen

Penerimaan dana KUR tidak 100 persen karena adanya beberapa potongan, yakni:

Baca Juga: Pahami Sebelum Ajukan KUR BRI 2023, Inilah Biaya-biaya yang Harus Dipersiapkan Lebih Dulu ketika Pencairan KUR

1. Potongan 2 kali angsuran

Potongan 2 kali angsuran ini ditujukan untuk mengurangi jumlah pelunasan nanti pada akhir masa kredit (jatuh tempo).

Misalnya jika angsuran dengan jangka waktu 24 bulan, dan telah dipotong 2 kali angsuran, maka kreditur hanya membayar angsuran selama 22 bulan.

Potongan 2 kali ini sebagai antisipasi (dana cadangan) jika dalam masa angsuran ada kendala yang terjadi dari pihak nasabah misalnya sakit dan tidak bisa membayar angsuran.

Baca Juga: 100 Persen Dijamin LOLOS Seleksi! Pahami Pertanyaan yang Sering Muncul saat Pengajuan KUR BRI 2023

2. Potongan AMKKM dan Asuransi BRI insurance

Asuransi Mikro Kesehatan Kecelakaan dan Meninggal Dunia dari BRILife yang merupakan anak perusahaan BRI, dengan tarif Rp50.000 untuk 1 orang.

Untuk debitur dan pasangan sebesar Rp90.000 per tahunnya, dengan jangka premi satu, dua atau tiga tahunan.

BRI insurance adalah asuransi kebakaran dan bencana alam untuk tempat tinggal dan tempat usaha dengan tarif Rp100.000.

Baca Juga: Hati-hati! Pengajuan KUR BRI 2023 Bisa Ditolak Gara-gara KTP yang Seperti Ini, Cek KTP Anda Sekarang Juga!

3. Asuransi Aurora dan Pelita

Penawaran Asuransi Aurora dan Pelita ini ditawarkan oleh pihak Regional Office biasanya bagi pencairan dengan dana yang besar.

Asuransi Aurora memiliki ketentuan yakni usia 17 sampai 65 tahun, masa asuransi 8 tahun, masa pembayaran asuransi 5 tahun, dan uang pertanggungan mulai 50 juta-5 miliar.

Memiliki ketentuan premi mulai dari 500 ribu untuk bulanan, dan 6 juta untuk tahunan tergantung kelompok usia.

Baca Juga: Penting! Ternyata Pihak Bank Ada Survei Rahasia untuk Pastikan Pinjaman KUR BRI 2023 Bisa Lolos atau Tidak

Ketentuan untuk asuransi Pelita yakni usia mulai dari 18-55 tahun, masa asuransi 3 dan 5 tahun, dapat diperpanjang otomatis maksimal 1 kali.

Pembayaran Premi dapat dilakukan secara bulanan atau tahunan, untuk tahunan dengan akumulasi 10 kali premi bulanan.

Ketentuan untuk uang pertanggungan yakni mulai 100 juta-1 miliar, dan pengembalian premi senilai 25 persen dari total premi yang sudah dibayarkan.

Baca Juga: Cara Jitu Pengajuan KUR BRI 2023 Rp100 Juta Langsung ACC, Cukup Perhatikan 3 Poin Ini!

Asuransi Aurora dan Pelita ini bersifat optional, disarankan kepada peminjam KUR dengan plafon besar, karena KUR tidak ada fitur asuransi jiwa kredit.

Pasalnya apabila nasabah orang pertama meninggal dunia, angsurannya harus tetap dilanjutkan oleh pihak keluarga atau ahli waris.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dana
# dana
# kredit
# KUR
# kredit
# angsuran
# BRI

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.