AYOJAKARTA.COM – Seiring berkembangnya teknologi, penggunaan sepeda motor listrik mulai menyaingi sepeda motor berbahan bakar minyak.
Adanya peningkatan jumlah pengguna sepeda motor berbahan bakar minyak yang beralih ke motor listrik, turut mempengaruhi tingginya penjualan motor bekas.
Agar tidak mengalami rasa rugi saat membeli sepeda motor bekas, sejumlah hal perlu dijadikan pertimbangan bagi calon pembeli.
Pertama, selain menyediakan anggaran yang sesuai dengan harapan, langkah pertama sebelum membeli motor bekas adalah berdoa agar hasil sesuai harapan, demikian diulas kanal YouTube Rielzmoto.
Baca Juga: RI Punya Motor Trail Harganya Ga Sampai 20 Juta!
Harapan untuk memiliki sepeda motor bekas yang berkualitas, juga harus ditopang dengan keuangan yang relatif pas.
Pertimbangan kedua yang perlu diperhatikan saat membeli sepeda motor bekas adalah kemungkinan biaya tambahan untuk perbaikan.
Hal ini penting dipertimbangkan, meskipun dalam kenyataannya ada hukum tidak tertulis yang menyebut ada harga ada kualitas.
Ketiga, yang perlu dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam membeli sepeda motor bekas adalah permukaan cat dari unit.
Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Motor Anda Harus Hijrah Pakai Oli Shell
Sepeda motor keluaran pabrik tentu memiliki standar khusus ketika di cat, sehingga hasilnya akan tampak lebih halus dan mulus.
Namun hal tersebut akan berbeda jika proses pengecatan sepeda motor dilakukan tidak dengan menggunakan standar khusus.
Faktor penting yang wajib menjadi perhatian ketika membeli sepeda motor bekas berikutnya adalah kesesuaian antara nomor rangka dengan nomor mesin.
Jika ada satu angka saja yang berbeda antara fisik nomor rangka dan mesin dengan surat sepeda motor, maka pembelian perlu dibatalkan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Motor Irit Bensin dan Murah di 2023 untuk Driver Ojek Online Agar Lebih Cuan
Selain akan membawa masalah di kemudian hari, pemeriksaan secara teliti antara kesesuaian nomor juga bisa menghindarkan dari kasus penipuan.
Bukan itu saja, pemeriksaan untuk memastikan kesesuaian nomor rangka dan mesin dengan surat juga penting agar tidak mengalami kendala hukum.
Kelima, pastikan saat ingin membeli sepeda motor bekas kondisi kelistrikan dari unit tidak mengalami masalah.
Untuk mengetahui kendala kelistrikan, cukup hidupkan mesin dan perhatikan keadaan lampu sepeda motor.
Baca Juga: AWAS! Ternyata 5 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Oli Motor Cepat Habis, Jangan Sampai Dilakuin
Lampu sein yang berkedip dengan frekuensi cepat dan tidak normal menunjukkan adanya kejanggalan dalam bagian kelistrikan.
Namun demikian, hal ini tidak menjadi persoalan jika di awal sebelum transaksi penjual sudah menginformasikan kondisi sepeda motor yang dijualnya.
Terakhir, sebelum memutuskan untuk bertransaksi membeli sepeda motor bekas langkah yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan uji tumpang atau test ride.
Saat melakukan pengujian, calon pembeli perlu mencermati setiap bagian-bagian penting dari kendaraan, dari mulai stang sampai roda.***

Share this article
Harapan untuk memiliki sepeda motor bekas yang berkualitas, juga harus ditopang dengan keuangan yang relatif pas.