Angsuran KUR BRI Kalian Tidak Lancar? Jangan Panik, Berikut Solusinya! Dijamin Bisa Ajukan Lagi

Ilustrasi KUR BRI
Ilustrasi KUR BRI

AYOJAKARTA.COM -- Setelah berjalan hampir 3 bulan lamanya, nasabah yang telah melakukan pencairan KUR BRI kini diwajibkan untuk terus mengangsur pinjaman tersebut hingga lunas.

Namun terkadang, ada beberapa nasabah KUR BRI yang tidak dapat lancar membayar angsuran dikarenakan berbagai hal.

Dampak telat membayar KUR BRI bisa membuat riwayat pinjamanmu pada SLIK OJK akan jelek hingga tak bisa mengajukan pinjaman lagi.

Baca Juga: Terkait UU P2SK, LPS Gelar Sosialisasi dan FGD dengan Mahkamah Agung

Namun bagi yang saat ini sedang mengalami kendala dalam mengangsur KUR BRI, jangan panik dulu.

Di artikel ini ada solusi yang bisa membantumu dan dijamin kamu bisa ajukan pinjaman lagi.

Berikut penjelasannya dilansir dari kanal YouTube ENR Project Review, Jumat (23/6/2023).

Sebelumnya, sebagai informasi bahwa nasabah sebenarnya boleh tidak membayar angsuran namun dengan keadaan Force Major (Keadaan memaksa).

Keadaan memaksa tersebut bisa berupa bencana alam yang menyebabkan kehancuran besar dan peperangan.

Di luar itu apapun yang terjadi nasabah harus tetap memenuhi kewajiban setoran atau angsurannya sesuai dengan perjanjian awal.

Baca Juga: Nasabah Jangan Bingung, Bank BCA Terapkan 3 Aturan Baru Berikut Ini, Biaya Transfer Jadi Gratis?

Lalu bagaimana dengan kondisi angsuran macet karena adanya penurunan omset pada usaha?

Nasabah sebaiknya tidak menghindar dan melalaikan pinjamannya begitu saja.

Baiknya nasabah segera datang ke kantor bank BRI terdekat dan temui mantri yang bersangkutan dan meminta restrukturisasi.

Restrukturisasi adalah pengurangan jumlah setoran dengan cara memperpanjang jangka waktu.

Apakah hal itu bisa menangguhkan setoran pokok dan hanya bayar bunga?

Jawabannya adalah tidak bisa, karena restrukturisasi dengan penangguhan setoran pokok hanya berlaku pada saat pandemi Covid-19 saja.

Hal itu karena pandemi Covid-19 telah diresmikan saat itu oleh pemerintah sebagai bencana nasional bahkan dunia.

Dalam mengajukan restrukturisasi, ada beberapa peraturan yang harus dipenuhi:

1. Debitur (nasabah) sudah melakukan penyetoran minimal 6 bulan

2. Terjadi penurunan omset, baik itu karena usaha sepi, debitur sakit, dan lain-lain.

Baca Juga: Butuh Dana Mendesak? Segera Ajukan KUR BRI 2023 Sebelum Ditutup, Simak Syarat Pengajuannya di Sini

3. Melakukan negosiasi kemampuan setoran sesuai dengan batas-batas peraturan yang berlaku di Bank BRI.

4. Mantri akan mendatangi rumah dan tempat usaha debitur untuk memastikan bahwa kemampuan setorannya memang menurun.

5. Debitur datang kembali ke kantor BRI untuk melakukan akad restruk.

6. Debitur wajib melakukan penyetoran sesuai dengan jumlah dan jangka waktu yang sudah disepakati

7. Jika pada tiga bulan pertama debitur tidak dapat memenuhi setoran, maka perjanjian restruk akan gugur dan kembali ke perjanjian awal dengan kolektibilitas menyesuaikan jumlah tagihan.

Maka sebagai catatan, bagi para debitur harus berhati-hati untuk menentukan kemampuan angsuran yang baru.***(Rosandra Gisca Andyna)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# angsuran macet
# SLIK OJK
# KUR BRI

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.