BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM - Bertepatan dengan ulang tahun Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang jatuh pada 17 Desember 2021 atau hari ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akhirnya meresmikan Alun-alun Kota Bogor.
Kendati secara seremonial Alun-alun Kota Bogor sudah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, namun nampaknya alun-alun tersebut masih belum 100 persen dapat dikunjungi oleh masyarakat lantaran masih dalam kondisi pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih meminta kepada masyarakat yang berkunjung ke Alun-alun Kota Bogor agar betul-betul mengawasi protokol kesehatan. Lantaran saat ini kondisi masih pandemi Covid-19.
"Boleh dikunjungi masyarakat, tapi ingat protokol kesehatannya harus tetap dilaksanakan," katanya, saat dikonfirmasi Minggu (19/12/2021).
Baca Juga: Aktivis Mahasiswa Kecewa, Alun-alun Kota Bogor Dipadati Lautan Warga
Wanita yang akrab disapa Esti itu bercerita. Sebelumnya Pemkot Bogor masih enggan membuka Alun-alun Kota Bogor itu untuk masyarakat umum. Lantaran khawatir dapat memicu kerumunan. Namun lantaran berbagai pertimbangan, Alun-alun Kota Bogor itu pun boleh dikunjungi masyarakat.
Esti menegaskan, demi menekan potensi penyebaran Covid-19, protokol kesehatan dan sertifikat vaksin menjadi syarat wajib bagi masyarakat saat hendak berkunjung ke Alun-alun Kota Bogor. Mengingat saat ini sertifikat vaksin menjadi salah satu syarat penting bagi masyarakat untuk beraktivitas di masa pandemi.
"Makannya kami minta kepada para pengunjung agar betul-betul menerapkan protokol kesehatan saat datang ke Alun-alun Kota Bogor dan harus sudah divaksinasi Covid-19. Kedepannya kami juga akan terapkan Peduli Lindungi di Alun-alun Kota Bogor," ujarnya.
Baca Juga: Ditargetkan Selesai Desember, Pekerjaan Alun-alun Kota Bogor Capai 74 Persen
Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pada 2021 ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan hibah kepada 27 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat untuk pembangunan alun-alun.
Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menilai, alun-alun kota merupakan salah satu elemen penting bagi sebuah daerah. Di mana alun-alun merupakan salah gambaran atau wajah bagi suatu daerah.
"Di tahun ini ada 27 kota kabupaten yang kami berikan hibah untuk pembangunan alun-alun. Salah satunya Kota Bogor. Karena alun-alun merupakan satu identitas bagi setiap daerah," ujarnya.
Kang Emil juga memuji konsep pembangunan Alun-alun Kota Bogor. Tak hanya dari segi desain dan pengerjaan, Kang Emil juga memuji lokasi pemilihan Alun-alun Kota Bogor yang syarat akan sejarah.
"Alun-alun Kota Bogor ini sangat istimewa, karena punya dimensi sejarah yang tidak semua kota dan kabupaten di Jawa Barat miliki. Yaitu nempel dengan Stasiun Bogor yang usianya sudah 140 tahun dan akan ada juga Masjid Agung Kota Bogor di sini," ucapnya.
Dirinya berharap, dengan adanya Alun-alun Kota Bogor ini dapat meningkatkan identitas Kota Bogor sebagai kota yang aman dan nyaman.
"Karena ciri kota yang baik adalah warganya yang sering nongkrong di alun-alun dan taman publik, yang menandakan kotanya aman dan nyaman. Semoga dengan ini bisa menaikan kelas Kota Bogor sebagai kota aman dan nyaman," tutupnya.
Share this article
Sertifikat vaksinasi menjadi syarat utama masyarakat untuk berkunjung ke Alun-alun Kota Bogor. Hal ini dilakukan selama pandemi Covid-19.