AYOJAKARTA.COM - Kasus bayi tertukar di Bogor masih terus bergulir, kini kedua orang tua telah menjalani tes DNA di Puslabfor Polri.
Kasus bayi tertukar di Bogor ini cukup menghebohkan publik, Siti Maulia ibu dari bayi yang diduga tertukar sebelumnya melahirkan anaknya pada 18 Juli 2022 silam.
Diduga bayi itu tertukar dengan anak dari ibu D yang saat itu sama-sama melakukan persalinan di Rumah Sakit Sentosa, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Update! 5 Fakta Kasus Bayi Tertukar di Bogor, Akan Polisikan RS Sentosa Bogor?
Siti Maulia ibu dari diduga bayi yang tertukar tersebut kemudian lapor ke kepolisian dan kasus pun menjadi viral.
Sebelumnya, Siti Maulia telah menjalani tes DNA dan ternyata hasilnya adalah negatif.
Akhirnya, Sit Maulia dan orang tua dari dua bayi yang tertukar itu menjalani tes DNA silang di Puslabfor Mabes Polri pada Selasa, 22 Agustus 2023.
Baca Juga: Penyelidikan Bayi Tertukar Selama Satu Tahun, Pihak RS Sebut Ibu Lainnya Enggan Tes DNA
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube tvOneNews, Siti Maulia mengatakan pengambilan sampel tes DNA dari air liur bayi tersebut.
“itu pengambilan sampel itu bukan dari darah dan bukan dari rambut, melainkan dari air liur,” kata Siti Maulia.
Ia juga mengatakan bahwa hasil tes DNA akan segera diketahui pada beberapa hari ke depan.
“Kata pihak dari Puslabfor waktunya menunggu tiga hari, paling lambat satu minggu,” ucapnya.
Terkait hal tersebut, Siti Maulia mengatakan bahwa dirinya akan menerima apapun hasil dari tes DNA silang tersebut.
“Ya walaupun ternyata itu bukan juga, saya harus tetap menerima apapun hasilnya nanti, biar pihak Kepolisian yang melanjutkan masalah ini,” kata Siti Maulia.
Ia sendiri mengaku belum memiliki rencana apapun ke depannya dan menyerahkannya ke pihak kepolisian.
“Untuk rencananya ke depan saya belum mengetahui rencananya akan seperti apa, nanti itu keputusan Polisi saja,” ujarnya.***

Share this article
Kasus bayi tertukar di Bogor masih terus bergulir, kini kedua orang tua telah menjalani tes DNA di Puslabfor Polri.