DEPOK, AYOJAKARTA.COM – Terpantau pukul 15.00 WIB ini, perhitungan sementara hasil quick count Pilkada 2020 Kota Depok yang dirilis Lembaga Survei Voxpol Center Research and Consulting memperlihatkan perolehan jumlah suara pasangan nomor urut 1 Pradi-Afifah dan pasangan nomor urut 2 Idris-Imam makin sengit.
Sebelumnya, hasil quick count memperlihatkan perhitungan suara Idris-Imam meroket cukup jauh. Namun, saat ini mencapai 53,56%, sedangkan pasangan Pradi-Afifah terlihat agak naik memperoleh 46,43%. Hal ini nampak perolehan jumlah suara tak terlampau jauh.
Kemudian, jumlah suara yang masuk berdasarkan quick Count Voxpol Center ini menyebutkan 16,42% suara warga terhadap Pilkada 2020 Kota Depok untuk pasangan Pradi-Afifah dan Idris-Imam.
Diketahui, Pilkada 2020 Kota Depok menjadi ajang tempur 2 kandidat petahana. Wali Kota Depok Mohammad Idris, kalangan non-partai yang dekat dengan PKS, bakal berupaya menyongsong periode kedua kekuasaannya. Idris berduet dengan kader PKS, Imam Budi Hartono yang telah dua periode duduk di DPRD Jawa Barat.
Idris dan Imam diusung 17 kursi di parlemen, yakni melalui PKS, Demokrat, dan PPP serta Partai Berkarya di luar parlemen. Berikut program Janji Kampanye paslon nomor urut 2 Idris-Imam
- Dana Rp 5 miliar per kelurahan
- Ciptakan 5.000 pengusaha/start-up baru dan 1.000 perempuan pengusaha
- Insentif guru honorer dan guru swasta
- Alun-alun dan taman hutan kota di wilayah barat
- Insentif pembimbing rohani
- Insentif RT, RW, LPM
- Pusat olahraga dan UMKM
- WiFi gratis untuk masyarakat
- Sekolah/madrasah negeri per kecamatan
- Posyandu/posbindu di setiap RW
Sementara itu, petahana Pradi Supriatna, wakil Idris saat ini di pemerintahan Kota Depok, bakal berusaha memperoleh kursi Depok 1. Pradi berpasangan dengan Afifah Alia, kader perempuan PDIP yang gagal lolos ke Senayan pada Pemilu Legislatif 2019 lalu. Pradi dan Afifah diusung koalisi gemuk terdiri dari Gerindra, PDIP, Golkar, PAN, PKB, PSI, serta 7 partai lain di luar parlemen.
Berikut program unggulan paslon nomor urut 1 Pradi-Afifah:
- Dana pembangunan Rp500 juta per RW
- Angkutan massal dan BUMD Transportasi
- Berobat gratis untuk warga ber-KTP Depok
- Meningkatkan insentif RT, RW, LPM, kader posyandu dan posbindu
- Layanan dokumen kependudukan dan perizinan cepat dan bebas pungli (Mal pelayanan publik)
- Pasar sehat dan modern di setiap kecamatan
- Mencetak 10 ribu UMKM baru
- Menyediakan sekolah dan madrasah baru, serta insentif siswa berprestasi tidak mampu
- Membangun pusat kebudayaan daerah
- Pusat logistik dan kolaborasi UMKM bersama online marketplace

Share this article
Sebelumnya, hasil quick count memperlihatkan perhitungan suara Idris-Imam meroket cukup jauh.