Rekor Laba Jasa Marga, JSMR Kantongi Core Profit Rp3,7 Triliun dengan Margin EBITDA 67%

Rekor Laba Jasa Marga, JSMR Kantongi Core Profit Rp3,7 Triliun dengan Margin EBITDA 67%
Rekor Laba Jasa Marga, JSMR Kantongi Core Profit Rp3,7 Triliun dengan Margin EBITDA 67%

AYOJAKARTA.COM -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) kembali membuktikan ketangguhannya sebagai pemimpin pasar industri jalan tol di Indonesia. Menutup tahun buku 2025, emiten infrastruktur plat merah ini berhasil membukukan performa finansial yang sangat impresif dan berkelanjutan.

Di tengah dinamika ekonomi nasional, Jasa Marga sukses mencatatkan kenaikan pendapatan usaha sebesar 5,8% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp19,8 triliun.

Pencapaian luar biasa ini didominasi oleh kontribusi dari sektor inti, yakni pendapatan tol yang mencapai Rp18,2 triliun, serta didukung oleh lini bisnis prospektif lainnya yang menyumbangkan pendapatan usaha sebesar Rp1,6 triliun.

Kesuksesan Jasa Marga tidak hanya terlihat dari pendapatan kotor, tetapi juga dari kemampuannya menjaga efisiensi operasional. EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) Perseroan mengalami lonjakan menjadi Rp13,3 triliun.

Yang paling mencuri perhatian para investor dan analis keuangan adalah capaian EBITDA Margin yang tetap bertengger di level perkasa, yakni 67,0%.

Dengan margin yang setinggi itu, Jasa Marga membuktikan bahwa mereka memiliki kendali penuh atas biaya operasional meskipun volume kendaraan terus bertambah. Hasilnya, laba inti atau core profit Perseroan terjaga stabil pada angka Rp3,7 triliun.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama yang menjaga stabilitas laba inti adalah keberhasilan perusahaan dalam menekan biaya bunga atau beban keuangan. Secara konsolidasi, beban keuangan JSMR menyusut drastis sebesar 10,5% (yoy).

"Stabilitas laba inti serta performa perusahaan di tahun 2025 tetap terjaga berkat kenaikan pendapatan operasional dan EBITDA. Hal ini juga didukung oleh penurunan beban finansial secara grup, yang merupakan dampak nyata dari aksi korporasi pendanaan ekuitas (equity financing) pada anak usaha kami, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), yang telah tuntas pada akhir tahun 2024," tutur Rivan.

Aksi korporasi tersebut melibatkan mitra strategis untuk memperkuat permodalan PT JTT, namun Jasa Marga tetap mempertahankan kendali penuh sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 65%.

Strategi ini terbukti efektif memberikan fleksibilitas pendanaan yang lebih luas bagi perusahaan induk untuk melakukan ekspansi tanpa terbebani utang yang berlebihan.

Berkat langkah-langkah strategis di bidang keuangan, struktur neraca Jasa Marga di tahun 2025 terlihat jauh lebih sehat.

Hal ini terkonfirmasi dari perbaikan rasio solvabilitas perusahaan. Interest Coverage Ratio (ICR) tercatat naik menjadi 3,7x, yang menunjukkan kemampuan kuat perusahaan untuk membayar bunga utang dari laba operasionalnya.

Selain itu, rasio utang berbunga terhadap ekuitas atau Interest Bearing Debt to Total Equity (DER) berhasil dikelola pada level yang sangat konservatif dan sehat, yakni 1,2x.

Rasio ini memberikan rasa aman bagi kreditor dan investor, mengingat Jasa Marga masih terus menjalankan berbagai proyek pembangunan ruas tol baru yang membutuhkan pendanaan besar.

"Pendapatan dari sektor tol, unit bisnis lainnya, serta EBITDA menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Kondisi ini membuktikan bahwa basis bisnis perusahaan tetap kokoh dan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap tantangan pasar," tegas Rivan.

Hingga akhir 2025, Jasa Marga masih tak tergoyahkan sebagai market leader di industri jalan tol nasional. Dari total konsesi sepanjang 1.736 KM yang dikelola, Perseroan telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 1.294 KM. Angka ini mewakili sekitar 42% dari seluruh panjang jalan tol yang beroperasi di wilayah kedaulatan Republik Indonesia.

Dari sisi volume lalu lintas, Jasa Marga mencatat pertumbuhan transaksi sebesar 0,35% (yoy). Sepanjang tahun 2025, sebanyak 1,3 miliar kendaraan melintasi ruas tol milik Jasa Marga Group, dengan rata-rata Lalu Lintas Harian (LHR) mencapai 3,58 juta kendaraan. Volume yang masif ini menjadi mesin penghasil uang (cash cow) yang stabil bagi perusahaan.

Jasa Marga tidak berhenti di situ. Saat ini, Perseroan tengah mempercepat penyelesaian sejumlah ruas tol vital yang masuk dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan, antara lain Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, dan Jalan Tol Akses Patimban.

Menyambut musim mudik dan balik Lebaran 2026 yang jatuh pada pertengahan tahun ini, empat dari lima ruas tol di atas sedang dipersiapkan untuk dibuka secara fungsional tanpa tarif.

Langkah ini bertujuan untuk memecah kepadatan lalu lintas dan memperlancar distribusi logistik nasional di periode puncak mobilitas masyarakat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada libur Lebaran 2026, Jasa Marga terus meningkatkan standar pelayanan minimum (SPM). Penggunaan teknologi menjadi ujung tombak dalam memantau kondisi real-time jalan tol melalui Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTCC).

Masyarakat juga didorong untuk menggunakan aplikasi Mobile Apps Travoy yang kini dilengkapi fitur lebih lengkap, mulai dari informasi tarif, kondisi lalu lintas, hingga pemesanan makanan di Travoy Rest.

Penambahan petugas di lapangan, armada operasional, serta pemeliharaan perkerasan jalan secara berkala menjadi agenda rutin untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.

Memasuki tahun 2026, manajemen Jasa Marga merasa optimis kinerja perusahaan akan terus menanjak. Fokus utama perusahaan adalah menjaga pertumbuhan EBITDA dan mengelola kesehatan finansial melalui optimalisasi alokasi anggaran belanja modal (CAPEX) serta pemenuhan SPM secara konsisten.

Selain itu, penyesuaian tarif tol pada beberapa ruas sesuai rencana bisnis juga akan menjadi tambahan katalis positif bagi pendapatan.

Dengan beban bunga yang semakin terkendali dan struktur permodalan yang kuat, Jasa Marga memiliki fondasi yang cukup untuk terus mempertahankan posisinya sebagai raja jalan tol nasional yang mampu memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jasa Marga
# kinerja

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.