Info Valid dari Pusat! KKS KPM PKH dan BPNT Murni Terisi Saldo Bansos Juli-Agustus 2 Kali hingga Rp1,2 Juta, BLT MRP Resmi Cair?

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang termasuk dalam kategori PKH dan BPNT murni menerima pencairan bansos reguler melalui KKS.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang termasuk dalam kategori PKH dan BPNT murni menerima pencairan bansos reguler melalui KKS.

AYOJAKARTA.COM — Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode Juli-Agustus secara bertahap.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang termasuk dalam kategori PKH dan BPNT murni menerima pencairan bansos reguler melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih dari bank Himbara atau BSI untuk periode penyaluran Juli-Agustus.

Bagi KPM yang memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan oleh Kemensos, peluang untuk menerima pencairan kedua bansos, baik PKH maupun BPNT, sangat besar.

Sebagai informasi, Kemensos secara rutin menyalurkan program bansos kepada KPM yang termasuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin.

Kuota penerima bansos reguler dari Kemensos, baik untuk PKH maupun BPNT, berbeda jumlahnya.

Bansos PKH dicairkan untuk 10 juta KPM PKH murni dan KPM PKH+BPNT, sedangkan BPNT disalurkan kepada 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH.

Berikut rincian nominal pencairan bansos PKH Juli-Agustus melalui KKS:

Baca Juga: Gagal Cair Bansos BPNT dan PKH Periode Juli-Agustus 2024? Jangan Khawatir Dulu, Begini Solusinya!

- Kategori anak SD/sederajat: Rp150 ribu
- Kategori anak SMP/sederajat: Rp250 ribu
- Kategori anak SMA/SMK/sederajat: Rp334 ribu
- Kategori lanjut usia (60 tahun ke atas): Rp400 ribu
- Kategori penyandang disabilitas berat: Rp400 ribu
- Kategori ibu hamil: Rp500 ribu
- Kategori anak usia dini (0-6 tahun): Rp500 ribu
- Kategori korban pelanggaran HAM berat: Rp1,8 juta

Untuk bansos BPNT periode Juli-Agustus, nominal pencairannya adalah Rp400 ribu.

Apakah KPM PKH murni dan KPM BPNT murni dapat menerima pencairan bansos reguler hingga dua kali?

Dikutip dari AyoJakarta.com berdasarkan video di kanal YouTube DIARY BANSOS, Selasa, 20 Agustus 2024, KPM PKH murni dan BPNT murni dapat menerima pencairan bansos reguler periode Juli-Agustus hingga dua kali.

Setiap periode pencairan, Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemensos akan memverifikasi data penerima berdasarkan status kelayakannya.

Jika KPM tidak lagi layak menerima bansos PKH atau BPNT karena dianggap sudah mampu atau sejahtera, terdeteksi memiliki anggota keluarga dalam satu KK yang berstatus ASN, TNI/Polri, memiliki penghasilan dari APBN atau APBD, atau alasan lainnya, maka akan terjadi kekosongan kuota penerima PKH maupun BPNT.

Untuk mengisi kekosongan kuota penerima bansos, Pusdatin akan memvalidasi dan memverifikasi data KPM PKH murni dan KPM BPNT murni yang memenuhi persyaratan kelayakan untuk menjadi KPM validasi melalui sistem.

Untuk menggenapi kuota 10 juta penerima bansos PKH, Pusdatin akan memilih KPM BPNT murni menjadi KPM PKH validasi melalui sistem.

Dengan demikian, KPM BPNT murni akan menerima pencairan PKH sesuai dengan kategori yang dimiliki.

Untuk menggenapi kuota penerima bansos BPNT sebanyak 18,8 juta KPM, Pusdatin akan memilih KPM PKH murni untuk menjadi KPM BPNT validasi melalui sistem.

KPM PKH murni juga akan menerima pencairan BPNT selain bansos PKH yang sudah diterima.

KPM PKH dan BPNT validasi melalui sistem dapat menerima pencairan yang lebih besar.

Misalnya, jika KPM BPNT tervalidasi melalui sistem menjadi KPM PKH dengan kategori pencairan anak SD dan SMP sederajat masing-masing satu orang, serta lansia satu orang, maka pencairan PKH akan terdiri dari:

Baca Juga: Banyak Salah Sasaran, Mohon Maaf! Kemensos Hanya akan Bagikan Bansos ke KPM PKH dan BPNT untuk 3 Kategori Ini

- Kategori SD/sederajat: Rp150 ribu
- Kategori SMP/sederajat: Rp250 ribu
- Kategori lansia: Rp400 ribu
- Ditambah bansos BPNT: Rp400 ribu

Total, KPM akan menerima pencairan bansos PKH dan BPNT periode Juli-Agustus melalui KKS sebesar Rp1,2 juta.

Namun, tidak semua KPM penerima bansos PKH atau BPNT validasi melalui sistem dapat menerima pencairan.

Pusdatin secara sistem akan melakukan sinkronisasi data penerima dari berbagai sumber, seperti DTKS, Dukcapil, BPJS, Regsosek, dan lainnya, untuk menentukan status kelayakan KPM.

Jika dinyatakan layak, maka peluang menjadi KPM PKH atau BPNT validasi melalui sistem semakin besar.

Untuk mengetahui apakah terpilih menjadi KPM PKH atau BPNT validasi melalui sistem, masyarakat dapat bertanya kepada pendamping sosial di wilayah masing-masing.

Atau, masyarakat juga bisa mengecek kartu KKS atau mutasi rekening bansos PKH atau BPNT periode Juli-Agustus.

Jika sudah menerima pencairan bansos PKH atau BPNT namun saldo masuk lagi di KKS, kemungkinan besar telah terpilih sebagai KPM validasi melalui sistem.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BLT MRP
# PKH
# BPNT
# Bansos

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.