AYOJAKARTA.COM – Hanya tinggal 2 pekan lagi umat muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.
Menjelang Hari Raya Idul Adha, tentu masyarakat sudah banyak yang bertanya-tanya apakah Tunjangan Hari Raya (THR) ada atau tidak.
Lalu apakah ada tunjangan Hari Raya Idul Adha terutama untuk pekerja swasta?
Menjelang hari raya keagamaan, biasanya perusahaan akan memberikan para pekerjanya tunjangan.
Baca Juga: Muhammadiyah Usul Libur Idul Adha Jadi Dua Hari, Begini Pernyataan Pemerintah
Tentu tunjangan tersebut diberikan oleh perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerjanya.
Kebijakan mengenai THR telah disahkan oleh pemerintah dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
Berdasarkan Permenaker No 6 Tahun 2016, diketahui bahwa THR keagamaan merupakan pendapatan non-upah yang wajib dibayarkan oleh perusahaan kepada pekerjanya dalam bentuk uang rupiah.
Perusahaan pun wajib memberikan THR kepada pekerja yang sudah mempunyai masa kerja satu bulan atau lebih.
Baca Juga: Keutamaan Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah Jelang Idul Adha Menurut Buya Yahya
Mengacu dari Permenaker No 6 Tahun 2016 tersebut, hari raya keagamaan yang dimaksud adalah sebagai berikut.
· Hari Raya Idul Fitri bagi pekerja beragama Islam
· Hari Raya Natal bagi pekerja Kristen Katolik dan Kristen Protestan
· Hari Raya Nyepi bagi pekerja beragama Hindu
· Hari Raya Waisak bagi pekerja beragama Buddha
· Hari Raya Imlek untuk pekerja beragama Konghucu
Baca Juga: Ada Usulan Libur Hari Raya Idul Adha 2023 Jadi 2 Hari? Begini Penjelasan Pemerintah
Apabila melihat dari Permenaker No 6 Tahun 2016 tersebut, dapat diketahui bahwa THR hanya diberikan untuk Hari Raya Idul Fitri saja.
Sehingga pekerja tidak akan mendapatkan tunjangan Hari Raya Idul Adha.
Demikian informasi mengenai tunjangan Hari Raya Idul Adha ada atau tidak bagi pekerja swasta.***

Share this article
Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak yang bertanya-tanya apakah Tunjangan Hari Raya (THR) ada atau tidak bagi pekerja swasta.