AYOJAKARTA.COM - Samsung kembali mencuri perhatian menjelang peluncuran seri flagship terbarunya, Galaxy S26, yang dijadwalkan rilis awal tahun depan.
Untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, seluruh varian Galaxy S26, termasuk model Ultra, akan ditenagai oleh chip buatan sendiri, Exynos 2600, menggantikan dominasi prosesor Snapdragon dari Qualcomm.
Menurut laporan dari Korea, Samsung Electronics akan memulai produksi massal Exynos 2600 pada November 2025. Chip ini dikembangkan oleh Divisi System LSI dan diproduksi melalui lini Foundry milik Samsung.
Baca Juga: PWI Pusat Tegaskan Komitmen Penguatan Keamanan Siber Pasca Insiden Deface Situs Resmi
Prosesor ini menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer (nm) terbaru, yang diklaim mampu memberikan peningkatan performa CPU hingga 15% dan GPU hingga 75% dibanding pendahulunya.
Namun, sorotan utama ada pada peningkatan kemampuan kecerdasan buatan (AI). Berdasarkan hasil pengujian internal, Exynos 2600 memiliki performa NPU enam kali lebih tinggi dibanding Apple A19 Pro, chip yang digunakan di iPhone 17 Pro dan Pro Max.
NPU atau Neural Processing Unit ini berperan penting dalam menjalankan fitur AI generatif dan model bahasa besar (LLM). Selain itu, Exynos 2600 juga unggul dalam pemrosesan multimedia dan gaming, mengalahkan Snapdragon 8 Gen 5 di beberapa tolok ukur.
Chip ini disebut menawarkan 30% peningkatan NPU dan 29% peningkatan GPU dibandingkan pesaing terdekatnya dari Qualcomm. Inovasi lain yang menarik adalah keputusan Samsung untuk memisahkan modem dari sistem-on-chip (SoC).
Langkah ini memberikan ruang tambahan bagi CPU dan GPU sehingga kinerjanya meningkat signifikan. Penggunaan desain modular ini juga diharapkan meningkatkan efisiensi daya serta memperpanjang usia baterai.
Meski begitu, keputusannya untuk melepas Snapdragon di varian Ultra menimbulkan beragam reaksi. Sebagian pengguna menilai langkah ini berani, namun ada pula yang khawatir soal reputasi Exynos yang selama ini dianggap kurang stabil dibanding Snapdragon.
Jika performa Exynos 2600 benar-benar sesuai klaim, cepat, hemat daya, dan unggul dalam AI dimana langkah ini bisa menjadi titik balik besar bagi Samsung dalam memperkuat kemandirian teknologi semikonduktornya.
Dengan peningkatan besar di sisi AI, gaming, dan efisiensi, Galaxy S26 berpotensi menjadi seri Samsung paling inovatif dalam sejarahnya.***
Share this article
Samsung Galaxy S26 akan pakai chip Exynos 2600 di semua varian. Klaim 6x lebih cepat dari Apple A19 Pro, unggul di AI, gaming, dan efisiensi daya berkat teknologi 2nm.