AYOJAKARTA.COM - Industri kecerdasan buatan kembali memanas. Dua kabar besar muncul hampir bersamaan yakni Google Nano Banana—AI image generator yang sempat viral kini resmi hadir di fitur Now Brief milik Samsung, sementara model AI generasi berikutnya Google, Gemini 3.0, dikabarkan siap rilis dalam waktu dekat.
Dua perkembangan ini bukan hanya terpisah, tetapi saling menguatkan, memberi sinyal bahwa Google sedang mempercepat langkahnya untuk kembali memimpin panggung AI global.
Dilansir dari GSM Arena, Samsung menjadi salah satu pintu pertama integrasi Nano Banana secara masif. Fitur Now Brief kini mendapatkan kartu khusus yang secara otomatis menarik foto selfie atau hewan peliharaan dari galeri pengguna, kemudian memberi rekomendasi prompt untuk diedit.
Baca Juga: Bocoran SamsungGalaxy S26 Plus: Diam-Diam Lebih Menarik dari Ultra? Ini Alasannya!
Dengan satu ketukan, Nano Banana menghasilkan versi AI yang sudah selesai diolah. Untuk mengaktifkannya, pengguna hanya perlu memperbarui aplikasi Personal Data Intelligence dari Galaxy Store, lalu mengaktifkan toggle baru “Nano Banana Image Creation” di menu pengaturan.
Setiap hari, Now Brief akan memilih gambar baru untuk diolah, menjadikan fitur ini semacam AI diary generator pribadi. Namun di balik itu, rumor tentang Gemini 3.0 membawa bobot yang jauh lebih besar.
CEO Sundar Pichai sudah memastikan model baru ini akan meluncur tahun ini, dan komunitas AI di X hingga Discord semakin yakin bahwa pengujiannya bahkan mungkin sudah berlangsung diam-diam.
Google dikenal sering melakukan uji coba “senyap” semacam ini sebelum peluncuran resmi. Gemini 3.0 diprediksi menghadirkan lompatan besar, terutama dalam pembuatan kode dan konten multimodal, dua bidang yang kini menjadi medan perang penting antara model-model AI.
Yang lebih menarik, versi Nano Banana yang hadir di Samsung disebut-sebut hanyalah “pemanasan” karena Google dikabarkan telah menyiapkan edisi Nano Banana generasi baru yang akan menyatu dalam ekosistem Gemini 3.0.
Ini sangat relevan karena Google, yang sempat dianggap tertinggal sejak kemunculan ChatGPT pada akhir 2022, kini mulai menunjukkan strategi full-stack yang kembali membuatnya berbahaya.
Google membuat modelnya sendiri, mendistribusikannya melalui produk-produk yang sudah dipakai miliaran orang, dan menjalankan semuanya lewat infrastruktur Google Cloud yang luas.
Hasilnya, Google mampu bergerak cepat tanpa bergantung pada ekosistem pihak ketiga. Integrasi Nano Banana ke Galaxy AI hanyalah gambaran kecil dari apa yang mungkin terjadi ketika Gemini 3.0 resmi hadir.
Baca Juga: Smart Manager Baru di One UI 8.5 Keren Banget, tapi Kok Nggak Dirilis Global?
Jika rumor benar, Google bisa menggabungkan kekuatan AI multimodal tingkat lanjut dengan distribusi masif melalui Android, Chrome, YouTube, Google Search, hingga Samsung.
Pada akhirnya, dua kabar ini menegaskan satu hal yakni Google bukan lagi pemain yang mengejar, ia sedang bersiap kembali memimpin. Dan dunia AI mungkin akan berubah sekali lagi begitu Gemini 3.0 diperkenalkan secara resmi.***

Share this article
Google mempercepat langkah di AI: Nano Banana hadir di Samsung Now Brief, sementara Gemini 3.0 dikabarkan segera rilis. Integrasi ini menandakan strategi besar Google untuk kembali memimpin persaingan