Harga HP Bakal Naik Gila-Gilaan di 2026? Ini Penyebab Sebenarnya Menurut David GadgetIn

Tech Reviewer, David GadgetIn (Sumber: youtube.com/@GadgetIn)
Tech Reviewer, David GadgetIn (Sumber: youtube.com/@GadgetIn)

AYOJAKARTA.COM - Pasar smartphone global menghadapi tekanan baru yang diprediksi akan memicu kenaikan harga besar pada tahun 2026.

Menurut tech reviewer David GadgetIn, akar masalahnya bukan terletak pada prosesor, kamera, maupun layar, melainkan pada komponen yang selama ini dianggap “biasa” yakni RAM.

“Suplai RAM lagi dikit, bukan karena pabriknya ada problem, tapi karena mereka punya klien baru yang berani bayar lebih. Klien data center AI,” jelas David.

Baca Juga: Ancaman Purbaya Bikin Ketar-ketir, Bea Cukai Akhirnya Luncurkan Website Baru

Fenomena ini berawal dari ledakan bisnis kecerdasan buatan. Layanan seperti ChatGPT, Gemini, Groq, Galaxy AI, hingga Adobe Firefly membutuhkan kapasitas pemrosesan besar yang hanya bisa dipenuhi data center.

Imbasnya, perusahaan AI memborong RAM dalam jumlah masif. Produsen RAM seperti Micron, SK Hynix, dan Samsung pun mengalihkan produksi dari RAM konsumer ke RAM server karena margin keuntungannya jauh lebih besar.

Bahkan Micron resmi menghentikan lini consumer mereka, Crucial, untuk fokus penuh memenuhi permintaan data center. David menyebut bahwa kondisi ini sudah memicu lonjakan harga yang tak masuk akal.

“Samsung sudah naikin harga RAM sampai 60%, komunitas PC udah teriak-teriak RAM sekarang mahal nggak ngotak,” ujarnya. Dampaknya terasa langsung di industri smartphone, Xiaomi sudah menyatakan bahwa kenaikan harga RAM membuat mereka mau tidak mau harus menaikkan harga ponsel baru.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Citizen Lawsuit Dalam Perkara Ijazah Jokowi?

Di Indonesia, gejala itu mulai terlihat. Harga iQOO 15 yang tadinya Rp10 juta tiba-tiba melonjak sekitar 30 persen pada varian terendah. “Apalagi iQOO, brand yang sensitif sama harga. Ini bikin kaget,” kata David.

Kondisi lebih mengkhawatirkan bagi ponsel entry-level. Dengan margin keuntungan yang sangat tipis sering hanya ratusan ribu rupiah, kenaikan biaya RAM bisa membuat brand terpaksa menaikkan harga 20 persen atau lebih hanya untuk menutup biaya produksi.

Sebaliknya, flagship seperti Samsung S25 Ultra lebih aman karena margin dasar mereka besar. Bahkan jika harga RAM naik Rp1 juta sekalipun, kenaikan harga jual hanya terasa 5 persen.

Namun David mengingatkan risiko lain, yaitu brand bisa “aji mumpung.” “Harga RAM naik Rp500 ribu, harga HP bisa naik Rp2 juta, tinggal nyalahin AI,” tuturnya.

Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Tentang MRT Jakarta: Integrasi Rute Baru hingga Naming Rights BSI

Bila ini terjadi, konsumenlah yang paling dirugikan. Meski begitu, David tetap optimistis terhadap masa depan AI. “Saya sama sekali nggak ngarep teknologi AI stop, asal dipakai dengan benar hasilnya bisa sangat-sangat positif,” ujarnya.

Ia berharap pasar smartphone 2026 memberikan kejutan positif, entah dari pabrikan RAM yang meningkatkan kapasitas produksi, atau industri data center yang akhirnya mencapai titik jenuh. Satu hal yang pasti, tahun 2026 akan menjadi salah satu tahun paling menentukan bagi harga smartphone di seluruh dunia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Micron
# AI
# RAM
# Harga HP

Berita Terkait

News Update

Nasional

Lowongan Program Magang Nasional 2026 di BKN, Ada 249 Kuota dengan 17 Posisi Jabatan, Cek di Sini dan Segera Daftar

BKN telah resmi membuka Program Magang Nasional 2026 dengan menyediakan 249 kuota dengan 17 posisi jabatan.

Metropolitan

Pengakutan Sampah di Jakarta Kini Punya Jejak Digital Melalui Sistem SPEED, Apa Itu?

Sistem ini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan pengangkutan sampah yang dikelola oleh BLUD UPST.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Ajak Warga Manfaatkan Jalan Rasuna Said sebagai Ruang Hidup Sehat

Rasuna Said kini jauh lebih nyaman sehingga layak menjadi pilihan warga untuk berolahraga maupun melakukan berbagai aktivitas luar ruang.

Jakarta Pusat

Festival Rakyat Bola Gembira 2026 Berlangsung Meriah, Rano Karno Sebut Antusiasme Warga Jakarta Luar Biasa

Rano Karno, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.