AYOJAKARTA.COM - Pasar smartphone kelas menengah kembali diramaikan oleh kehadiran Vivo V70.
Ponsel ini digadang-gadang sebagai penyempurnaan dari generasi sebelumnya, Vivo V60, dengan desain yang lebih premium serta sejumlah perbaikan pada fitur penting.
Tech reviewer David Brendi dari kanal Youtube GadgetIn menyebut Vivo V70 sebagai “versi update atau patch” dari V60.
Menurutnya, sebagian besar kelemahan model lama sudah diperbaiki, meskipun masih ada beberapa catatan.
“V70 ini kayak versi penyempurnaan dari V60. Spek utamanya tetap sama, prosesor, kamera, baterai, tapi hampir semua kelemahan V60 sudah diberesin,” kata David GadgtIn dalam ulasannya.
Desain Berubah Total, Terasa Lebih Premium
Perubahan paling mencolok terlihat dari desain. Vivo mengganti rangka plastik menjadi metal, membuat perangkat terasa lebih kokoh dan premium.
“Kalau dibandingin sama V60, rasanya kayak lihat dua HP beda kelas. Frame-nya sekarang metal, lebih kaku dan terasa lebih mahal,” ujar David.
Layar ponsel juga sedikit lebih kecil, yakni 6,59 inci dengan panel datar dan resolusi meningkat menjadi 1.5K.
Desain kamera belakang ikut dirombak menggunakan material metal yang senada dengan rangka.
Varian warna juga tampil berani, termasuk pilihan Sandalwood Brown yang terlihat seperti tembaga.
Kamera Tetap Andalkan ZEISS
Meski desain berubah drastis, konfigurasi kamera Vivo V70 ternyata hampir sama dengan pendahulunya.
Ponsel ini masih menggunakan kamera utama 50 MP dengan teknologi ZEISS, kamera telefoto 50 MP dengan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP.
Menurut David, hasil foto tetap kuat di warna dan detail, terutama saat menggunakan kamera utama atau telefoto.
“Kalau zoom tiga kali, gambarnya masih bersih dan detailnya tajam, bahkan saat foto malam,” jelasnya.
Namun ia menyoroti kamera ultrawide yang hanya 8 MP. Saat foto diperbesar, detailnya cepat hilang dan muncul noise.
Performa Masih Sama, Tapi Storage Lebih Kencang
Di sektor performa, Vivo V70 masih memakai chipset yang sama dengan V60, yaitu Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4 dengan RAM 12 GB LPDDR5X.
Perbedaannya ada pada storage yang kini memakai UFS 4.1, jauh lebih cepat dibanding UFS 2.2 pada V60.
“Secara teori storage ini bisa empat sampai lima kali lebih kencang buat loading aplikasi atau kerjaan berat,” kata David.
Untuk gaming, performanya masih standar. Game seperti Mobile Legends: Bang Bang dapat berjalan stabil di 90 fps, sementara Genshin Impact masih naik turun di kisaran 30–60 fps.
Baterai Besar dan Fast Charging Ngebut
Vivo tetap mempertahankan baterai 6500 mAh dengan pengisian cepat 90 watt.
Dalam pengujian, mengisi daya selama 30 menit sudah mencapai sekitar 61 persen.
Selain itu, Vivo V70 kini sudah mendukung eSIM, fitur yang berguna bagi pengguna yang sering bepergian.
Masih Ada Kekurangan
Meski banyak peningkatan, David masih mengkritik kualitas speaker dan mesin getar yang dinilai kurang premium.
“Speaker Vivo dari dulu konsisten cempreng, dari V50 sampai V70 ini juga sama,” ujarnya.
Secara keseluruhan, ia menilai Vivo V70 lebih layak dipilih dibanding V60, terutama bagi pengguna yang menginginkan desain premium dan fitur lebih lengkap.
“Kalau ditanya bagusan V60 atau V70, jelas V70. Tapi kalau cuma cari prosesor dan kamera, V60 sebenarnya sudah cukup,” pungkas David GadgetIn.***
Share this article
Vivo V70 adalah penyempurnaan V60 dengan desain premium berbahan metal. Meski chipset Snapdragon 7 Gen 4 dan kamera ZEISS tetap sama, storage kini lebih kencang (UFS 4.1) serta mendukung fitur eSIM.