Para Pria Bisa Coba Cara Ini, Berikut 7 Rayuan Maut Soekarno yang Bikin Wanita Klepek-klepek

Rayuan Maut Soekarno yang Bikin Wanita Klepek-klepek
Rayuan Maut Soekarno yang Bikin Wanita Klepek-klepek

AYOJAKARTA.COM - Terlepas dari julukan sebagai "Bapak Proklamator", sosok Presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno atau Bung Karno terkenal memiliki banyak istri. 

Diketahui, semasa hidup Soekarno sudah menikah sembilan kali. 

Cara Soekarno untuk memikat hati wanita pun banyak dicari oleh masyarakat. 

Baca Juga: Heboh Surat Cerai Inggit Garnasih dan Soekarno Mau Dijual, Ini Tanggapan Arsip Nasional RI

Pasalnya banya sekali wanita yang menyukai sosok ayah dari Megawati Soekarnoputri itu. 

Lantas rayuan maut apa yang dilakukan Soekarno untuk membuat para wanita klepek-klepek atau jatuh hati padanya? 

Simak ulasan lengkapnya berikut yang dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Data Fakta pada Kamis (21/7/2022): 

Baca Juga: New Normal, Panglima TNI - Kapolri Tinjau Pasar Tanah Abang dan Bandara Soekarno-Hatta

Bukan rahasia umum lagi, bahwa Bung Karno merupakan sosok yang punya kharisma tinggi dan berwibawa.

Tak heran, banyak yang kagum dengan presiden pertama RI tersebut.

Bukan hanya rakyatnya yang kagum dan selalu terinspirasi, Bung Karno juga disenangi banyak wanita karena kepribadian dirinya yang kharismatik dan berwibawa.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Bandara Soekarno-Hatta Sepi

Maka tak heran, jika Bung Karno memiliki beberapa istri yang masih muda, bahkan ada yang masih berusia belasan tahun. 

Penasaran seperti apa rayuan maut yang dilakukan Soekarno untuk menaklukkan hati seorang wanita? Bahkan cara ini bisa dicontoh oleh kaum pria zaman now:

1. Memuji Wanita dengan Kata-kata Indah

Baca Juga: Calon Penumpang Berjubel di Bandara Soekarno-Hatta, Pengamat: Ini Menunjukkan Lemahnya Koordinasi

Sebagaimana diketahui Fatmawati menjadi ibu negara karena Bung Karno menjadi presiden pertama Indonesia kala itu. 

Saat menikahi Fatmawati, usianya masih 16 tahun. Sedangkan Bung Karno 37 tahun.

Bung Karno ingin menikahi Fatmawati karena terdorong ingin memiliki anak.

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Belum Temukan Penumpang Pembawa Virus Corona

Saat menembak Fatmawati, Soekarno mengatakan:
"Dari ribuan dara dunia, kemuliaan engkau sebagai dewiku, ku puja dengan nyanyian mulia, kembang dan setinggi dupa hatiku," ucap Bung Karno.

2. Pakai Bahasa yang Halus

Istri kedua Soekarno adalah Inggit Ganarsih. Mereka menikah pada 24 Maret 1923.

Baca Juga: Jalan-jalan ke Kota Tua, Turis Asing Kenal Soekarno

Hubungan keduanya adalah cinta terlarang karena masih ada yang terikat status pernikahan.

Kala itu Inggit masih berstatus istri dari tokoh syariat Islam H. Sanusi.

Usia Inggit lebih tua 20 tahun dibanding Soekarno.

Baca Juga: Pameran Foto Peringati 60 Tahun Kunjungan Soekarno-Paman Ho

Namun Bung Karno suka dengan Inggit salah satunya karena dewasa dan pintar.

Namun pernikahan itu juga tidak terlalu lama karena setelah itu, Bung Karno menikah dengan Fatmawati.

Bung Karno sebenarnya tidak ingin bercerai dengan Inggit. Namun Inggit menolak untuk dimadu dan akhirnya mereka terpaksa bercerai.

Baca Juga: KA Bandara Rute Manggarai-Soekarno Hatta Layani 68 Perjalanan Per Hari

Saat akan menceraikan Inggit, Bung Karno menyampaikannya dengan bahasa yang halus.

"Aku tidak bermaksud menyingkirkanmu, merupakan keinginanku untuk menetapkanmu dalam kedudukan paling atas dan engkau tetap sebagai istri pertama," terang Bung Pertama.

3. Sering Ungkapkan Kalimat Romantis dan Puitis

Baca Juga: Soal Rumor Ganti Nama Terminal 2 Soekarno-Hatta, Ini Klarifikasi Traveloka

Soekarno dikenal memiliki istri lebih dari satu, bahkan salah satu istrinya berasal dari Jepang.

Dalam menaklukkan hati wanita, Bung Karno selalu menggunakan kata yang romantis dan puitis.

Diketahui, istri pertama Soekarno adalah Siti Oetari Tjokroaminoto yang merupakan anak dari gurunya, yakni HOS Cokroaminoto.

Baca Juga: Jalan Perimeter Bandara Soekarno-Hatta Dibuka 20 Mei

Namun hubungan mereka terbilang singkat, Soekarno dan Siti menikah pada tahun 1921 di Surabaya dan bercerai tak lama setelah itu.

4. Tegas Meminta Kepastian

Kartini Manopo merupakan salah satu istri dari Soekarno. Mereka bertemu dalam sebuah acara pameran lukisan.

Baca Juga: Bandara Helikopter Soekarno-Hatta Siap Diuji Coba

Kartini merupakan seorang pramugari yang cantik dan menikah dengan Bung Karno secara siri.

Saat mengutarakan perasaannya pada Kartini, Bung Karno berkata dengan tegas meminta kepastian.

"Aku mencintai kamu, aku ingin kau membalas cintaku. Sekarang juga minta kepastian darimu ya atau tidak," tegas Bung Karno saat itu.

Baca Juga: Mengaku Ajudan Bung Karno, Pria di Jakarta Tipu Korban hingga Merugi Rp20 Juta

5. Berani Menyatakan Perasaan

Saat menembak Siti Oetari, Soekarno ternyata punya keberanian untuk menyatakan perasaanya.

Saat itu, Bung Karno berkata pada Siti Oetari terkait niatnya untuk menikah.

Baca Juga: Viral! JPO Gelora Bung Karno Jadi Korban Vandalisme

"Lak, tahukah engkau bakal istriku kelak? orangnya tidak jauh dari sini, kau ingin tau? kata Soekarno.

Siti Utari menjawab "boleh," ucapnya

Bung Karno lalu mengatakan: "Orangnya dekat sini, kau tak usah beranjak,karena orangnya ada di sebelahku," jelas Bung Karno.

Baca Juga: Haul ke-50 Bung Karno, Ketum Hipmi: Ayo Warisi Api Perjuangannya

6. Menunjukkan Sikap Setia hingga Akhir Hayat

Naoko Nemoto alias Ratna Sari Dewi adalah istri Soekarno yang berasal dari Jepang. 

Saat menikah dengan Soekarno, Ratna masih berusia 19 tahun.

Baca Juga: Sel Nomor 5 Penjara Banceuy, Saksi Bisu Bung Karno Menyusun Pledoi “Indonesia Menggugat”

Bung Karno mencintainya karena kecerdasannya saat berbicara tentang politik.

Saat itu Bung Karno berkata menunjukkan kesetiaannya pada Ratna Sari Dewi.

"Kalau aku mati, kuburkan aku di bawah pohon yang rindang. Aku mempunyai seorang istri yang aku cintai dengan segenap jiwaku. Namanya Ratna Sari Dewi, kalau ia meninggal kuburlah ia di dalam kuburku. aku menghendaki ia selalu bersama aku," terang dia.

Baca Juga: Cerita di Balik Berdirinya Monumen Bung Karno di Aljazair

7. Suka Wanita Cerdas

Hasil pernikahan Soekarno dengan Fatmawati menghasilkan lima anak.

Namun Soekarno masih tetap menikah dengan perempuan lain, yakni Hartini pada pertengahan 1953.

Baca Juga: Bikin Bangga, Gelora Bung Karno Jadi Stadion Terfavorit di Asia Tenggara Versi AFC

Banyak publik yang tidak sepakat dengan pernikahan ini. Hanya saja kedua pasangan itu sama sama suka karena memiliki kecerdasan yang kuat.

"Tuhan telah mempertemukan kita Tien, dan aku mencintaimu, ini adalah takdir," ucap Bung Karno.

Demikian tadi rayuan maut yang digunakan Soekarno untuk memikat hati wanita, bisa diikuti para pria zaman now loh.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Fatmawati
# Bung Karno
# Soekarno

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.