AYOJAKARTA.COM - Jakarta kembali dilanda cuaca panas ekstrem dengan suhu mencapai 35–38 derajat Celcius. Fenomena ini bukan sekadar cuaca terik biasa, melainkan hot spell yang merupakan kondisi panas berkepanjangan akibat perubahan iklim yang semakin sering terjadi di Indonesia.
Menurut Prof. Erma Yulihastin dari BRIN, cuaca panas yang terus berulang ini menjadi tanda nyata perubahan iklim global yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.
Cuaca panas ekstrem seperti ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat, meningkatkan risiko dehidrasi hingga sengatan panas (heatstroke).
Karena itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga asupan cairan tubuh. Langkah utama yang harus dilakukan adalah minum air putih secara teratur, jangan menunggu rasa haus.
Biasakan konsumsi minimal delapan gelas per hari, atau lebih bila beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, konsumsi makanan tinggi air seperti semangka, melon, jeruk, dan mentimun bisa membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Buah-buahan dan sayuran tersebut mengandung elektrolit alami yang berfungsi menggantikan cairan tubuh yang hilang. BRIN juga menyarankan masyarakat menggunakan tabir surya SPF 45–50 jika harus beraktivitas di bawah sinar matahari langsung.
Untuk olahraga, waktu terbaik adalah pagi (07.00–09.00 WIB) atau sore (17.00–19.00 WIB). Fenomena panas ini diperparah oleh berkurangnya ruang hijau dan meningkatnya aktivitas industri, yang memicu efek urban heat island atau pulau panas perkotaan.
Baca Juga: Air Hujan DKI Jakarta Mengandung Mikroplastik, BRIN Tawarkan 3 Solusi Ini!
Pemerintah pun diimbau menerapkan solusi berbasis alam dan modifikasi mikroklimat untuk mengurangi dampaknya. Nah, agar kamu tetap sehat dan terhindar dari dehidrasi selama cuaca panas ekstrem ini, hindari beberapa jenis minuman berikut:
- Minuman berkafein, seperti kopi dan teh pekat, karena bersifat diuretik yang mempercepat pengeluaran cairan tubuh.
- Minuman beralkohol, yang dapat menghambat hormon antidiuretik dan mempercepat kehilangan air.
- Minuman bersoda dan tinggi gula, karena membuat tubuh justru semakin haus dan memperburuk dehidrasi.
Jadi, yuk jaga kesehatan dengan cara sederhana yaitu perbanyak air putih, konsumsi buah segar, dan hindari minuman yang bikin tubuh makin kering di tengah panas ekstrem Jakarta!***
Share this article
Cuaca Jakarta panas ekstrem hingga 38°C! Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan rutin minum air putih dan makan buah segar. Hindari kopi, teh pekat, alkohol, serta minuman bersoda yang picu dehidrasi.