AYOJAKARTA.COM – Musik beserta elemen di dalamnya, bagi kebanyakan orang bisa menjadi salah satu ekspresi perasaan.
Melalui perantara lirik, ritme atau melodi dalam suatu alunan musik, perasaan seseorang terkadang terkoneksi atau tersambung secara emosional.
Karena sifatnya yang universal namun lebih bersifat emosi pribadi, musik seringkali dianggap sebagai bagian dari kepribadian.
Alunan ataupun lirik lagu dalam suatu musik, selain menjadi bentuk ekspresi emosi juga dapat menjadi pencetus munculnya kenangan lama atau nostalgia.
Melalui genre pilihan atau selera musik tertentu, kepribadian seseorang yang sering mendengarkannya atau bahkan rutin kemudian bisa diproyeksikan.
Sebagai salah satu sumber pengetahuan, berikut ini adalah cara mengenali kepribadian seseorang di sekitar berdasarkan selera musik pilihannya, dikutip dari YouTube Psych2Go Indonesia - Official pada Minggu, 21 Juli 2024.
Kepribadian Seseorang Berdasarkan Jenis Selera Musik
Berdasarkan hasil penelitian, para penggemar musik jenis pop atau populer dikenal karena kepribadiannya yang cenderung ekstrovert.
Adapun jenis kepribadian yang asyik karena memiliki kepekaan sosial tinggi, merupakan cerminan umum dari penyuka jenis musik rap.
Jenis musik selanjutnya yang dipergunakan sebagai indikasi memahami kepribadian adalah country and western atau honky-tonk.
Meski relatif terbatas dan jarang ditemui, penggemar musik jenis country dikenal karena sifatnya yang pekerja keras, konvensional dan memegang tradisi lawas.
Sedangkan penggemar jenis musik metal head atau metal, dikenal sebagai individu yang cenderung lebih tertutup dan kurang percaya diri.
Dalam beberapa jenis dan aliran musik, elemen Bass atau dentuman juga sering menjadi salah satu warna yang memperkaya warna.
Individu yang menyukai bass dengan suara dentuman keras, menurut penelitian sering dianggap sebagai sosok anti sosial.
Selain itu, penggemar musik yang menyukai elemen bass dengan dentuman keras juga dinilai memiliki kecenderungan masalah kepribadian.
Jenis musik selanjutnya adalah pump up atau beat tinggi, yang umumnya sering dinikmati oleh para olahragawan.
Jenis musik yang nge-beat, menurut penelitian merupakan gambaran dari individu dinamis, berstamina tinggi dan cenderung enerjik.
Sedangkan jenis musik keras seperti heavy metal, hard core, rock sering dianggap sebagai pilihan dari individu dengan rasa kepercayaan diri rendah.
Adapun jenis musik selanjutnya yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam menakar sisi kepribadian seseorang adalah repetitif.
Meski tidak sepenuhnya mencerminkan kepastian, beberapa penggemar musik repetitif dikenal sebagai individu yang kurang menyukai perubahan dan hal-hal baru.
Jenis musik jazz atau klasik yang terbilang rumit atau kompleks, dipercaya merupakan individu yang memiliki pengetahuan luas serta kreatif.***

Share this article
Karena sifatnya yang universal namun lebih bersifat emosi pribadi, musik seringkali dianggap sebagai bagian dari kepribadian.