AYOJAKARTA.COM - Salah satu upaya untuk mengobati sesuatu adalah mengetahui asal-usulnya, termasuk kecemasan.
Sayangnya, menurut dokter Andri di akun TikToknya @psikosomatikandri, ketika orang mulai cemas, kadang dia tidak tahu sebabnya dari mana.
Ketidaktahuan ini menyebabkan kecemasan yang kita alami tidak bisa kita kendalikan.
Menurut dokter Andri, problem kecemasan itu terkait dengan sistem biologi otak kita, dalam hal ini adalah sistem limbik.
Baca Juga: THR untuk KPM! 9 Bantuan Sosial Ini Cair Sebelum Idul Adha 2024, Ada yang Dapat Double Sekaligus?
Sistem limbik inilah yang bertanggung jawab atas kondisi yang berkaitan dengan kecemasan, terutama emosi-emosi negatif.
Mungkin kamu yang sering mengatakan kepada kita agar selalu berpikir positif. Masalahnya, berpikir positif itu tidak mudah!
Hal ini disebabkan otak kita memang lebih merespons hal-hal yang negatif, dan itu bagian dari mekanisme pertahanan diri kita.
Untuk bertahan hidup, kita mengeliminasi atau menghilangkan segala sesuatu yang berkaitan dengan ancaman terhadap diri kita.
Hal itu menimbulkan kondisi yang menegangkan, mengancam, membuat kita sulit.
Orang-orang yang mengalami gangguan kecemasan itu menjadi overthinking.
Di dalam buku “The Book of Overthinking” karya psikolog Gwendoline Smith, dibahas bagaimana kita sistem limbik itu aktif untuk menjaga kelangsungan hidup kita.
Dan itulah yang membuat kadang-kadang kita mengalami kecemasan yang irasional atau kita tidak bisa kendalikan.
Dokter Andri juga menyarankan kamu yang sering mengalami gangguan kecemasaan untuk membaca buku ini.
Dari buku ini, kamu akan mengetahui asal-usul kecemasan yang kamu alami, dan kamu akan bisa menemukan jalan bagaimana untuk mengendalikan kecemasan tersebut.***
Share this article
Tahukah kamu kecemasan itu berasal dari mana? Begini penjelasan menurut psikologi dan cara mengelolanya.