Kapan Harus ke Psikolog dan Kapan Harus Ke Psikiater, Berikut Pertimbangannya!

Ilustrasi Psikilogi dan Psikiater
Ilustrasi Psikilogi dan Psikiater

AYOJAKARTA.COM - Pertanyaan yang sering diajukan ketika seseorang mulai akan berkonsultasi adalah kapan harus ke psikolog dan kapan harus ke psikiater.

Menurut psikolog Ferdian Permana di akun TikToknya @katapsikologi, ada dasarnya semua itu terserah dari keputusan si pasien.

Baik itu ke psikolog ataupun ke psikiater, keduanya boleh dilakukan.

Tapi, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum kalian memilih.

Pertama, pertimbangkan tujuanmu ketika konsultasi.

Kalau kamu ingin mendapatkan obat, tujuannya jelas hanya obat saja, kamu harus datang ke psikiater.

Baca Juga: Ingin Lolos CPNS 2024? Pastikan Nilai Passing Grade yang Kamu Raih Bisa Lewati Angka ini

Selain meresepkan obat, psikiater juga terlatih dalam memberikan sedikit konsultasi dan konseling.

Tapi kalau kamu lebih ingin curhat dalam waktu yang lebih lama, ingin konseling, ingin mendapatkan saran, kamu bisa memilih untuk mengunjungi psikolog.

Atau jika kamu membutuhkan psikoterapi seperti CBT, logoterapi, logosintesis, atau mungkin hipnoterapi, psikolog kamu lebih tepat untuk mendatangi psikolog.

Kedua, pada prinsipnya psikolog atau psikiater itu bisa memberikan diagnosis kepada anak-anak, kepada remaja, maupun dewasa.

Tapi kamu harus mempertimbangkan keparahan permasalahan mental, misalnya dinilai levelnya menengah ke atas, ada baiknya kamu mendapatkan penanganan secara medis dari psikiater.

Anggaplah misalnya depresi berat, atau kecemasan yang parah dan berat, atau mungkin schizophrenia, atau mungkin attention deficit yang berat, itu memang membutuhkan penanganan secara medis.

Baca Juga: Fakta Psikologi Tentang Perilaku Pria yang Menarik di Mata Wanita, Salah Satunya Tetap Jaga Wibawa

Tapi kalau mungkin depresi ringan, kecemasan ringan, atau mungkin kecemasan yang levelnya masih sedang, itu masih bisa ditangani dengan beberapa psikoterapi dan konseling.

Ketiga, kamu harus mempertimbangkan kemudahan akses.

Kalau di daerahmu yang ada psikolog, silakan kamu ke psikolog dulu, tanpa terlalu banyak berpikir dan membandingkan.

Kalau ternyata yang ada psikiater, silakan ke psikiater dulu.

Perlu diketahui bahwa penyebaran psikolog belum merata di Indonesia.

Baca Juga: Ingin Masuk SMK Jurusan Pemasaran? Ketahui Perbedaan Bisnis Ritel dan Bisnis Digital Lengkap Prospek Kerja

Tapi kalau psikiater, biasanya di tiap RSUD atau RSUP, minimal ada satu, sehingga mungkin bisa memberikan layanan yang lebih luas.

Terakhir dan tidak kalah penting adalah, jangan takut dengan stigma masyarakat yang mengatakan kalau kalian ke psikiater atau psikolog, artinya kamu adalah orang gila.

Ingat, tujuanmu datang ke psikolog atau psikiater agar bisa terbebas dari gangguan mental yang menurunkan kualitas hidupmu.

Jadi, jangan pedulikan omongan orang lain, terserah mau mereka mau ngomong apa, yang penting utamakan dirimu.***

Baca Juga: Masuk Peringkat Nasional, Inilah 10 SMP Terbaik di DKI Jakarta Berdasarkan Nilai Ujian Nasional Tertinggi

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Psikiater
# psikolog
# kesehatan
# mental

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.