5 Psikologi Orang yang Suka Pamer dan Menghina Orang Lain, Jiwanya Sedang Terluka?

Ilustrasi 5 psikologi orang yang suka pamer dan menghina orang lain.
Ilustrasi 5 psikologi orang yang suka pamer dan menghina orang lain.

AYOJAKARTA.COM –Di era media sosial, fenomena memamerkan kekayaan menjadi semakin umum dan sering dilakukan oleh beberapa orang.

Dari foto liburan mewah hingga koleksi barang bermerek, banyak orang merasa perlu membagikan pencapaian materi mereka kepada dunia.

Apakah ini semata - mata keinginan alami untuk diakui, atau ada aspek psikologis yang lebih dalam?

Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Kuliah Psikologi yang diunggah 25 Oktober 2020, berikut lima psikologi orang yang suka pamer dan menghina orang lain:

Baca Juga: CEK SEKARANG! Fix BPNT Cair Dobel Mulai 3 Juni 2024 di KKS Serentak untuk Daerah Berikut Ini

1. Dorongan alamiah

Memamerkan kekayaan bisa dilihat sebagai bagian dari sifat dasar manusia untuk mendapatkan pengakuan dan validasi dari orang lain.

Menurut teori kebutuhan manusia dari Abraham Maslow, kebutuhan akan penghargaan (esteem) menempati posisi penting setelah kebutuhan dasar seperti fisiologis dan keamanan.

Dengan memamerkan kekayaan, seseorang mungkin mencari pengakuan, penghormatan, dan validasi dari orang-orang di sekitarnya.

2. Kurangnya kepuasan dan syukur

Namun, ada sisi lain dari perilaku ini. Orang yang suka memamerkan kekayaan mungkin belum benar-benar menikmati dan mensyukuri apa yang dimilikinya.

Mereka merasa perlu memamerkan kekayaan agar merasa bahagia, seolah-olah kepemilikan itu sendiri belum cukup memuaskan tanpa pengakuan eksternal.

Ini menunjukkan bahwa kebahagiaan mereka bergantung pada tanggapan orang lain, bukan pada kepuasan internal.

Sebaliknya, ada orang yang kaya tetapi tidak memamerkan kekayaannya.

Mereka sudah merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang dimiliki, sehingga tidak ada dorongan untuk menunjukkan kekayaan mereka kepada orang lain.

Kebahagiaan mereka datang dari rasa syukur dan menikmati apa yang dimiliki tanpa perlu pengakuan dari luar.

Baca Juga: Daftar Jalur Mandiri Pakai Nilai UTBK? 6 Kampus Ini Bisa Banget Gunakan Skor UTBK, Catat Jadwalnya Ya!

3. Motivasi dibalik pamer

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa memamerkan kekayaan bisa memotivasi orang lain.Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang siap melihat pameran tersebut. Ada yang merasa tertekan atau iri.

4. Kepedulian terhadap orang lain

Sebagai manusia, kita memiliki tanggung jawab sosial untuk peduli terhadap perasaan orang lain.

Pamer kekayaan tanpa mempedulikan dampaknya pada orang lain bisa dianggap kurang bertanggung jawab secara sosial.

Dalam situasi tertentu, memamerkan kekayaan bisa membuat orang lain merasa sedih atau minder, terutama mereka yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

5. Memiliki trauma di masa lalu dan jiwanya masih terluka

Mungkin orang yang suka pamer pernah mengalami penghinaan atau direndahkan di masa lalu, sehingga mereka merasa perlu membuktikan diri melalui kekayaan.

Meskipun ini bukan alasan yang membenarkan perilaku pamer, ini bisa membantu kita lebih memahami dan tidak terlalu kesal dengan mereka.

Baca Juga: Lulusan SLTA Merapat! 8 Instansi yang Buka Formasi untuk Ijazah SMA, Cek Apa Saja?

Cara yang seharusnya dilakukan oleh orang yang suka pamer yaitu:

-Kebahagiaan seharusnya tidak hanya diukur dari apa yang kita miliki, tetapi juga dari proses menuju pencapaian tersebut

Menikmati perjalanan hidup, mensyukuri hal-hal kecil, dan merasa bahagia sejak sekarang adalah kunci kebahagiaan sejati.

Menikmati proses pencapaian memberikan rasa puas yang lebih mendalam dibandingkan kebahagiaan sementara dari pengakuan eksternal.

-Pamer dengan rasa syukur

Jika ingin memamerkan sesuatu, lakukan dengan rasa syukur dan niat untuk menginspirasi orang lain tanpa merendahkan mereka.

Mengembalikan semua keberhasilan kepada Tuhan atau faktor lain di luar diri sendiri bisa menjadi cara yang lebih bijak untuk memamerkan pencapaian.

Dengan begitu, pameran kekayaan dapat dilihat sebagai bentuk syukur dan inspirasi, bukan sebagai kesombongan.

Dengan memahami psikologi di balik pamer kekayaan, bisa menjadi lebih bijaksana dalam berinteraksi di media sosial dan kehidupan sehari - hari.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Menghina Orang Lain
# pamer
# trauma
# Kekayaan
# Psikologi

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.