5 Ciri-ciri Orang yang Masih Memiliki Luka Masa Lalu Menurut Psikologi, Salah Satunya Selalu Minta Maaf

Illustrasi Tes Psikologi
Illustrasi Tes Psikologi

AYOJAKARTA.COM - Beberapa orang sulit untuk menghilangkan luka masa lalu dengan berbagai alasan.

Bahkan secara psikologi terdapat orang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki luka masa lalu yang masih dalam bayang-bayangnya.

Menurut psikologi luka masa lalu menyebabkan seseorang mudah tersinggung, emosi, melihat segala sesuatu selalu negatif, dan cemas tanpa alasan.

Baca Juga: Resmi Disetujui Pemerintah! 6 Bantuan Ini Siap Cair di Bulan Juni 2024: PKH, BPNT, hingga Bantuan Non Reguler

Jika kamu merasa demikian, ketahui apakah kamu belum berdamai dengan masa lalu.

Simak artikel ini hingga tuntas untuk mengetahui apakah kamu belum bisa berdamai dengan masa lalu menurut psikologi.

Dikutip dari Instagram @psikologid, Minggu, 2 Mei 2024, berikut 5 ciri-ciri orang yang masih memiliki luka masa lalu menurut psikologi.

1. Tidak bisa mengingat masa kecil

Salah satu ciri-ciri orang yang masih memiliki luka masa lalu adalah tidak bisa mengingat masa kecilnya.

Baca Juga: 10 Prospek Kerja Lulusan Jurusan Ilmu Gizi yang Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Terjun Kuliah

Hal ini disebabkan banyaknya luka yang harus dirasakannya sewaktu dirinya kecil.

2. Berterima kasih secara berlebihan

Pernahkah kamu berterima kasih secara berlebihan semisal mengatakan 'terimakasih sebanyak banyaknya'.

Atau berterima kasih karena hal sepele dengan tidak berucap namun dengan cara lain yang dampaknya kamu merasa sangat-sangat berhutang budi padanya.

Hal ini menandakan bahwa kamu jarang diperlakukan dengan baik dengan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Ramai Isu PDIP Siap Dukung Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta, Sekjen PDI Perjuangan Beberkan Hal Ini

3. Selalu minta maaf

Meminta maaf kepada orang lain merupakan sebuah kebiasaan yang sangat baik.

Namun perlu diketahui tidak semua kata maaf yang keluar dari lisan kamu menjadi hal baik.

Bisa saja hal itu menandakan bahwa kamu masih belum bisa berdamai dengan luka masa lalu.

Ciri-cirinya kamu selalu meminta maaf dalam segala sesuatu yang belum tentu itu menjadi kesalahan kamu.

4. Menolak mendapat pujian

Beberapa orang sangat senang jika mendapat apresiasi atau dipuji atas suatu tindakannya oleh orang lain.

Baca Juga: Tips WhatsApp: Cara Memulihkan Chat dari Database WA di HP Android

Namun tidaklah demikian dengan orang yang belum berdamai dengan luka masa lalunya.

Orang yang masih menyimpan luka masa lalu akan menolak pujian dari orang lain.

Sebab kamu merasa pujian yang diberikan orang lain tidak layak untuk kamu terima.

5. Sulit untuk minta tolong

Ciri terakhir yang menandakan kamu masih menyimpan luka masa lalu adalah sulit untuk meminta bantuan kepada orang lain.

Kamu cenderung bakal melakukan segala sesuatu dengan sendiri meskipun sebenarnya kamu perlu meminta pertolongan orang lain.

Sebab kamu merasa orang lain bakal menolaknya jika kamu meminta tolong.

Baca Juga: Tips WhatsApp: Cara Memulihkan Chat dari Database WA di HP Android

Itulah 5 ciri-ciri orang yang masih memiliki luka masa lalu menurut psikologi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# masa lalu
# Pertolongan
# seseorang

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.