AYOJAKARTA.COM – Tahukah kamu, sebenarnya ada istilah yang namanya fun psikologi menyenangkan dan membuat kamu sangat menikmati hidup.
Fun psikologi atau psikologi menyenangkan ini, memiliki banyak aplikasi berguna, seperti kemampuan mengambil keputusan, manajemen stres, dan kehidupan yang lebih efektif.
Psikologi mempelajari dan mencoba menjelaskan mengapa orang bertindak seperti yang mereka lakukan. Fun psikologi kemudian memberikan 5 fakta menarik yang mungkin akan mengejutkan kamu.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Kamu Seorang Petualang? Cek Jawabannya Lewat Gambar Apa Yang Kamu Lihat Pertama
1. Dopamin membuat kamu ketagihan mencari informasi
Pernahkah kamu mendapati diri kamu tanpa henti menggulir feed media sosial?
Ini semua berkaitan dengan lingkaran pencarian-hadiah dopamin. Ketika kamu menggunakan ponsel, kamu sedang merangsang dopamin.
Banyak orang mengenal dopamin sebagai aat kimia kesenangan, yang berarti dopamin membuat kamu mencari kenikmatan dan aktivitas yang menyenangkan seperti makanan, seks, obat-obatan, dll.
Baca Juga: Materi Ujian SKD CPNS 2024, Pelajari Baik-baik dan Siapkan Diri Kamu
Tetapi, dopamin juga membuat kamu mencari informasi dan menjadi penasaran.
Jadi, ketika kamu melihat feed media sosial, lingkaran dopamin kamu menjadi aktif dan membuat dirimu ingin terus menggulir untuk mencari lebih banyak informasi.
Hal yang menakutkan adalah kamu tidak akan pernah puas dengan jumlah informasi yang ada!
Kamu mungkin akan terus menggulir feed media sosial, sampai ada sesuatu yang mengganggu dirimu.
2. Jatuh cinta secara biokimiawi sama dengan memiliki gangguan obsesif-kompulsif yang parah
"Sering dikatakan bahwa ketika kamu sedang jatuh cinta, kamu menjadi sedikit gila. Hal itu mungkin benar," kata Donatella Marazziti orang yang menemukan fakta ini.
Fase awal cinta sering kali tampak seperti obsesi, yang membuat orang mempertimbangkan kemungkinan bahwa mereka mungkin memiliki kesamaan secara neurokimiawi.
Para ahli saraf telah mengaitkan transporter serotonin 5-HT dengan neurotisme dan perilaku seksual serta gangguan obsesif kompulsif (OCD).
Baca Juga: Update! Bantuan PKH dan BPNT Mei-Juni 2024 Positif Cair di Bank Ini, Segera Cek Saldo
Sebuah penelitian dilakukan dengan 20 subjek yang telah jatuh cinta dalam 6 bulan terakhir dan pasien OCD yang tidak diobati, dan ditemukan bahwa kedua kelompok memiliki kepadatan transporter 5-HT yang jauh lebih rendah.
Oleh karena itu, otak kamu memperlakukan cinta dan obsesi dengan sangat mirip.
3. Dalam beberapa jam, kamu bisa diyakinkan bahwa kamu melakukan kejahatan yang tidak pernah terjadi
Bukti dari kasus-kasus salah tangkap menjadi dasar pengembangan penelitian ini.
Penelitian ini melibatkan wawancara dengan tersangka dewasa di lingkungan yang ramah dan menggunakan teknik pengambilan memori yang buruk.
Baca Juga: Kamu Lulusan SMA? Daftar Instansi yang Buka Formasi CPNS 2024, Bukan Hanya Kementerian Loh!
Dalam waktu 3 jam, para tersangka diinterogasi dengan cara-cara yang membuat mereka percaya dan mengaku melakukan kejahatan yang sebenarnya tidak mereka lakukan.
Mereka bahkan mampu menggambarkan kejadian dengan detail yang jelas, dan beberapa dari mereka percaya bahwa mereka melakukan kejahatan seserius penyerangan dengan senjata di usia remaja.
Menurutmu, apakah kamu bisa diyakinkan?
4. Ada gen yang menentukan apakah kamu seorang yang suka bangun pagi atau suka bangun malam
Secara genetis kamu memiliki kecenderungan untuk lebih aktif di siang atau malam hari.
Apakah kamu termasuk orang yang suka bangun pagi atau malam, ditentukan oleh sifat yang dikenal sebagai kronotipe.
Penemuan ini ditemukan dengan memantau 85.000 orang dengan menggunakan gelang.
Mereka juga menemukan bahwa orang yang suka bangun pagi rata-rata bangun setengah jam lebih awal daripada burung hantu malam, jadi mungkin ada alasan ilmiah mengapa kamu ingin tidur di pagi hari.
5. Sendirian dalam waktu lama sama buruknya dengan merokok
Tahukah kamu, bahwa orang yang kesepian memiliki kemungkinan 50 persen lebih besar untuk meninggal sebelum waktunya dibandingkan mereka yang memiliki hubungan sosial yang sehat?
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang berbeda.
Pertama, kesepian mengurangi kekebalan tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit. Hal ini juga meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang seperti halnya merokok, berkontribusi terhadap penyakit jantung dan kondisi kesehatan kronis lainnya.
Baca Juga: Lowongan Kerja Pertamina: Dibuka Pertamina Talent Candidate, Lulusan SMA Bisa Mendaftar
Kedua, kesepian juga menyebabkan stres yang mempengaruhi kamu secara emosional dan mental, yang berdampak pada kesehatanmu secara keseluruhan.
Jadi, jika kamu merasa kesepian, pastikan kamu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi rasa kesepian.
Ini bisa menjadi masalah hidup atau mati!
Nah, inilah 5 fakta fun psikologi yang baru saja kamu ketahui. Jadi, bagaimana menurutmu? ***

Share this article
Fun psikologi mempelajari dan mencoba menjelaskan mengapa orang bertindak seperti yang mereka lakukan.