AYOJAKARTA.COM – Air minum merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia.
Namun, dalam memilih air minum, seringkali terjadi kebingungan antara air putih dan air mineral.
Meskipun keduanya tampak serupa, sebenarnya terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya.
Berikut ini adalah perbedaan antara air putih dan air mineral, mulai dari sumber air hingga kandungan mineral yang ada.
Baca Juga: 7 Karakter Anak Perempuan Pertama di Keluarga, Benarkah Terkenal Perfeksionis dan Independent?
1. Air Putih
Air putih biasanya didapatkan dari sungai, danau, sumur, atau dari keran rumah. Sumber air putih ini umumnya melalui proses penyaringan dan pengolahan sebelum dikemas sebagai air minum.
Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran, bakteri, dan bahan kimia yang mungkin terdapat dalam air.
Dalam beberapa kasus, air putih juga dapat dihasilkan melalui proses desalinasi air laut.
Meskipun air putih telah melalui proses penyaringan dan pengolahan, sebaiknya air putih tetap direbus dahulu sebelum dikonsumsi.
Hal ini dikarenakan air putih potensial mengandung bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.
Dengan merebus air putih, kamu dapat memastikan bahwa bakteri dan mikroorganisme lainnya telah mati sehingga air tersebut aman untuk diminum.
pH air putih umumnya berada dalam rentang 5 hingga 7,5. Rentang pH ini dikategorikan sebagai netral atau sedikit asam.
Air putih dengan pH netral umumnya lebih disukai karena lebih cocok untuk sistem pencernaan tubuh manusia.
Namun, perlu diketahui bahwa pH air putih dapat bervariasi tergantung pada sumber air dan proses pengolahan yang dilakukan.
Baca Juga: Orang yang Lahir di Tanggal Ini Benci Kebohongan dan Tidak Tahan dengan Pendusta
2. Air Mineral
Berbeda dengan air putih, air mineral diambil dari sumber mata air vulkanik yang kaya akan mineral alami.
Sumber air mineral ini memiliki kandungan mineral yang bervariasi tergantung pada lokasi sumber airnya.
Beberapa kandungan mineral yang sering ditemukan dalam air mineral antara lain kalsium, magnesium, dan kalium.
Air mineral ini tidak melalui proses pengolahan yang intensif seperti air putih.
pH air mineral umumnya berada dalam rentang 6 hingga 8,5. Rentang pH ini juga dikategorikan sebagai netral atau sedikit basa.
Air mineral dengan pH netral atau sedikit basa diketahui memiliki efek alkalis yang baik untuk kesehatan tubuh.
Namun, perlu diingat bahwa kandungan mineral tertentu dalam air mineral juga dapat mempengaruhi pH air tersebut.***
Share this article
Berikut ini adalah perbedaan antara air putih dan air mineral, mulai dari sumber air hingga kandungan mineral yang ada.