AYOJAKARTA.COM - Hippocrates merupakan seorang dokter asal Yunani yang juga dikenal sebagai salah satu penemu teori tentang karakter dan kepribadian manusia.
Berdasarkan pada pengamatan yang dilakukan, Hippocrates berpendapat bahwa karakter dan kepribadian manusia dapat terbagi menjadi empat kategori.
Selain Koleris, Sanguinis dan Melankolis, Hippocrates juga berpendapat karakter dan kepribadian manusia juga bisa dikelompokkan kedalam jenis Plegmatis.
Dikutip dari YouTube Mengenal Manusia, Jumat (26/4/2024) menurut Hippocrates, setiap individu yang ada di dunia memiliki satu kecenderungan karakter dari empat jenis kategori kepribadian tersebut.
Pandangan tersebut merupakan hasil pengamatan yang dilakukan berdasarkan pada kebiasaan, kecenderungan berpikir serta tindakan.
Mengingat hubungan interaksi sosial antar pribadi merupakan hal penting, penting bagi setiap individu mengetahui karakter dan kepribadian orang lain.
Dengan mengetahui jenis karakter dan kepribadian orang lain, maka peran-peran sosial yang dimiliki setiap individu akan menjadi lebih optimal.
Jenis kepribadian Koleris, satu gambaran umum yang pantas diberikan kepada orang dengan jenis karakter ini adalah maskulin, kuat, pemimpin.
Baca Juga: Membaca Kepribadian Seseorang dari Tanda Tangannya, yang Miring dan Ada Garis Bawahnya Apa Artinya?
Selain memiliki ketegasan, seorang Koleris juga dipercaya terlahir dengan karakter yang senang mendominasi, visioner, dinamis serta aktif.
Bagi yang berbeda pemikiran, seorang koleris juga dikenal dengan karakternya yang tidak sabaran, susah santai, kaku dan kurang empati.
Sedikit kata yang menggambarkan seorang individu dengan kepribadian jenis Sanguinis adalah Populer dan Spontan.
Sanguinis dikenal karena perangainya yang penuh percaya diri, ceria, mudah disenangi, serta senang dengan perhatian dari banyak orang.
Disamping itu, seorang sanguinis juga dikenal karena karakternya yang cenderung ekspresif, demonstratif, dan terkadang seperti anak-anak.
Namun demikian, seorang sanguinis juga kerap dipersoalkan karena susah untuk diam, membesarkan perkara kecil, pelupa dan senang berbicara.
Kategori kepribadian manusia selanjutnya menurut Hippocrates adalah Melankolis, atau sosok yang cenderung Perfeksionis.
Seorang melankolis dikenal karena kebiasaannya yang senang bersikap dan hidup dalam kerapihan, teratur, rinci, serta mengandalkan perencanaan dalam tindakan.
Meski diakui sebagai sosok yang menyukai kesempurnaan, seorang melankolis juga dikenal karena cenderung melihat persoalan dari sisi negatif.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Kamu Lihat Tunjukan Sifatmu Pendiam atau Bicara Terus Terang?
Selain itu, seorang melankolis juga kurang disenangi sebagian orang karena karakternya yang pendendam, murung, dan mudah tertekan dalam menyikapi situasi sulit.
Jenis terakhir kepribadian manusia adalah Plegmatis atau seorang individu dengan orientasi hidupnya yang Damai.
Selain cenderung mengalah dan memiliki toleransi tinggi, sabar, dan tenang, seorang plegmatis juga dikenal dengan kepribadiannya yang bijaksana.
Namun demikian, seorang plegmatis juga dikenal karena pembawaannya yang cenderung menghindari konflik. ***

Share this article
Empat jenis kelebihan dan kekurangan individu menurut Hippocrates, kamu termasuk kepribadian yang mana?