AYOJAKARTA.COM – Terdapat sejumlah pekerjaan di dunia ini yang dikenal memiliki tingkat stres yang tinggi, namun dengan gaji yang relatif kecil.
Bagi mereka yang berada dalam situasi ini, terkadang sulit untuk memahami mengapa pekerjaan yang menimbulkan stres yang luar biasa tidak diimbangi dengan kompensasi yang memadai.
Salah satu penyebab utama dari kerjaan dengan tingkat stres tinggi namun gaji kecil adalah permintaan pasar yang rendah terhadap jenis pekerjaan tersebut.
Beberapa profesi memang memiliki tingkat stres yang tinggi, seperti pekerja medis, paramedis, atau petugas pemadam kebakaran.
Namun, kebutuhan untuk pekerjaan ini terbatas, sehingga jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia relatif sedikit.
Ini menciptakan situasi di mana permintaan yang rendah menyebabkan penawaran gaji yang lebih rendah.
Selain itu, pekerjaan dengan tingkat stres tinggi namun gaji kecil seringkali terkait dengan sektor pekerjaan yang kurang terorganisir atau memiliki perlindungan hukum yang minim.
Misalnya, beberapa pekerjaan di sektor informal seperti tukang ojek online atau pekerja harian tidak memiliki akses yang sama terhadap hak-hak pekerja seperti upah minimum atau jaminan sosial.
Hal ini memungkinkan pengusaha untuk menawarkan gaji yang rendah, karena kurangnya regulasi yang mengatur perlindungan pekerja.
Kemudian alasan mengapa kerjaan dengan tingkat stres tinggi namun gaji kecil tetap ada adalah perbedaan persepsi antara pengusaha dan pekerja.
Selain itu, faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah kemampuan negosiasi pekerja. Banyak pekerja yang menerima kerjaan dengan tingkat stres tinggi dan gaji kecil mungkin tidak memiliki kemampuan atau pengetahuan yang cukup untuk bernegosiasi gaji yang lebih tinggi.
Mereka mungkin terjebak dalam situasi di mana mereka merasa tidak memiliki pilihan lain selain menerima gaji yang ditawarkan, terlepas dari tingkat stres yang mereka hadapi.
Dalam beberapa kasus, kurangnya pengetahuan tentang hak-hak pekerja juga dapat menjadi penghalang untuk memperjuangkan gaji yang lebih baik.
Selain faktor-faktor yang telah disebutkan, ada beberapa faktor lain yang juga berkontribusi terhadap fenomena kerjaan dengan tingkat stres tinggi namun gaji kecil.
Misalnya, situasi ekonomi yang sulit dapat menyebabkan pengusaha menekan gaji atau mengurangi tunjangan bagi karyawan dalam upaya untuk mengurangi biaya operasional.
Selain itu, faktor budaya juga dapat memainkan peran dalam menentukan gaji yang diberikan untuk pekerjaan tertentu.
Berikut ini adalah pekerjaan dengan tingkat stres tinggi namun gaji kecil, dikutip dari Instagram @dealls.jobs, Senin, 15 April 2024.
1. Guru
Gaji: ± Rp2-4 juta/bulan
Beban kerja: mencerdaskan anak bangsa dengan berbagai tingkah uniknya
2. Pemadam Kebakaran
Gaji: ± Rp2-4 juta/bulan
Beban kerja: pertaruhkan nyawa dan pekerjaan berbahaya lainnya
3. Pelayan Restoran
Gaji: ± Rp2-3 juta/bulan
Beban kerja: melayani ratusan pelanggan yang suka seenakny
4. Wartawan
Gaji: ± Rp3-5 juta/bulan
Beban kerja: harus bisa liputan 24 jam
5. Salesman
Gaji: ± Rp3-5 juta/bulan
Beban kerja: dituntut target, target, target,target, target, dan target
6. Customer Service
Gaji: ± Rp4-5 juta/bulan
Beban kerja: harus siap kuping panas dengan caci maki mulut customer
***

Share this article
Terdapat sejumlah pekerjaan di dunia ini yang dikenal memiliki tingkat stres yang tinggi, namun dengan gaji yang relatif kecil.