AYOJAKARTA.COM - Kata orang bijak, buku adalah jendela dunia. Tapi buku yang kamu baca juga bisa menjadi jendela bagi orang lain membaca kepribadianmu.
Dilansir dari web HuffPost, kebanyakan orang tidak menyimpang jauh dari genre yang mereka sukai. Artinya, jika kamu seorang yang misterius, maka buku bacaanmu tidak akan jauh dari novel misteri.
Pujangga Irlandia, Oscar Wilde menarik hubungan antara karakter dan pilihan buku. Menurut Wilde, buku yang kamu baca ketika kamu tidak perlu membacanya, itulah yang menentukan dirimu nanti.
Jadi, berhati-hatilah dalam menentukan pilihan bacaan ya?
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Texas secara kontroversial menyatakan bahwa selera terhadap buku, televisi, film, dan majalah berkorelasi dengan kepribadian tertentu.
Studi tersebut menanyakan apakah peserta lebih menyukai:
A. Talkshow siang hari, roman, masak-memasak, dan religi;
B. Seni dan humaniora, klasik, film, dan puisi asing;
C. Horor, film kultus, dan novel erotis;
D. Aksi dan petualangan, thriller, film fiksi ilmiah, dan cerita mata-mata;
E. Berita, dokumenter, dan nonfiksi.
Dari informasi tersebut, peneliti dapat menentukan satu dari lima tipe kepribadian responden.
Jika kamu cenderung memilih A, kamu bersifat komunal; B, estetika; C, gelap; D, mendebarkan; atau E, otak.
Para peneliti melaporkan bahwa preferensi hiburan tidak ditentukan secara eksklusif oleh usia, jenis kelamin, atau pendidikan, tetapi juga oleh disposisi psikologis.
Hubungan antara kepribadian dan dimensi preferensi hiburan menunjukkan bahwa orang mencari hiburan yang mencerminkan dan memperkuat aspek kepribadian mereka.
Namun, bagaimana penelitian ini sejalan dengan teori bahwa pilihan bacaan tertentu dapat membentuk kepribadian, bukan dibentuk olehnya?
Baca Juga: Daftar Jurusan Kuliah yang Paling Sulit Masuk dan Susah Lulus, Cek Prodi Impian Kamu Termasuk Tidak?
Sebuah penelitian yang dilakukan beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa membaca buku klasik meningkatkan empati, sedangkan buku fiksi atau non-fiksi populer tidak memiliki dampak yang sama.
Studi ini menunjukkan bahwa mungkin saja bacaan itu sendiri yang memengaruhi kepribadian, bukan hanya pilihan yang diambil pembaca.
Faktor lain yang diketahui mempunyai pengaruh terhadap buku yang kita pilih adalah gender, dimana laki-laki dan perempuan cenderung mempunyai selera yang berbeda terhadap buku.
Laki-laki lebih cenderung membaca sejarah, biografi, memoar, dan fiksi ilmiah, sedangkan perempuan lebih menyukai misteri, thriller dan kriminal, roman, dan fiksi lainnya.***

Share this article
Buku yang kamu baca ternyata bisa mengungkapkan tipe kepribadianmu yang seperti apa, simak penjelasannya berikut.